![]() |
| Kadisdukcapil Kota Bandung Tatang Muhtar (foto:pwibdg) |
Hal tersebut disampaikan Tatang
saat menjadi narasumber dalam kegiatan podcast yang digelar oleh Pokja PWI Kota
Bandung, Kamis (2/4/2026). Dalam kesempatan itu, ia menyoroti masih adanya
kebiasaan masyarakat yang menyerahkan pengurusan dokumen kepada pihak ketiga.
Menurutnya, data kependudukan
memiliki nilai yang sangat penting, terutama dalam berbagai urusan hukum dan
administrasi. Penyalahgunaan data, kata dia, dapat menimbulkan masalah serius
bagi pemiliknya.
“Sering kali kita menganggap enteng
data diri. Padahal ketika data itu disalahgunakan, dampaknya bisa sangat
merepotkan,” ujarnya.
Tatang pun mengimbau warga, baik
penduduk tetap maupun non-permanen, untuk mengurus sendiri dokumen kependudukan
tanpa perantara.
Di sisi lain, Dukcapil Kota Bandung
terus berupaya meningkatkan kualitas layanan. Masyarakat kini dapat
memanfaatkan berbagai fasilitas yang disediakan, mulai dari konsultasi gratis,
layanan berbasis online, hingga pelayanan di akhir pekan melalui gerai khusus
di Bandung Kiwari.
Ia memastikan seluruh layanan administrasi kependudukan tidak dipungut biaya. Karena itu, masyarakat diminta waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan petugas Dukcapil dan meminta bayaran.

Kadisdukcapil jajaran bersama Ketua Pokja PWI Kota Bandung
“Kalau ada yang menawarkan bantuan
dengan biaya tertentu, itu tidak benar. Semua layanan Dukcapil gratis,”
tegasnya.
Terkait Identitas Kependudukan
Digital (IKD), Tatang juga mengingatkan bahwa proses penerbitannya harus
dilakukan secara tatap muka. Hal ini penting untuk menjaga keamanan dan kerahasiaan
data warga.
Ia menegaskan, masyarakat tidak
perlu percaya pada pihak yang menawarkan pembuatan IKD melalui telepon atau
tanpa kehadiran langsung di kantor Dukcapil.
Sebagai penutup, Tatang
menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya melakukan perbaikan layanan. Ia juga
membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan kritik dan saran.
“Kami menyadari masih ada
kekurangan. Masukan dari masyarakat sangat penting untuk perbaikan ke depan,”
katanya. (*/sein).
