Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Tahap Akhir Magang Nasional Batch I Dimulai, Kemnaker Tekankan Penyelesaian Administrasi dan Penilaian Peserta

Minggu, 19 April 2026 | 22:52 WIB Last Updated 2026-04-19T15:52:48Z
Klik
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah,



JAKARTA, FAKTABANDUNGRAYA,--- Program Magang Nasional Batch I yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia memasuki tahap akhir. Seluruh peserta, perusahaan mitra, operator, dan mentor diminta segera menuntaskan rangkaian kewajiban penutup program yang akan berakhir pada 19 April 2026 untuk Batch 1A dan 23 April 2026 untuk Batch 1B.

Tahapan akhir ini menjadi krusial karena berkaitan langsung dengan proses administrasi, penilaian, penerbitan sertifikat, hingga pencairan uang saku peserta. Selain itu, fase ini juga menjadi penegas bahwa pengalaman magang selama enam bulan di dunia industri harus dapat diterjemahkan menjadi bekal nyata untuk memasuki dunia kerja.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, menegaskan bahwa pengalaman kerja yang telah dijalani peserta merupakan modal penting dalam meningkatkan daya saing.

“Peserta kini lebih siap kerja. Pengalaman selama enam bulan di industri menjadi nilai tambah yang signifikan,” ujarnya dalam kegiatan final briefing yang digelar secara virtual, Jumat (17/4/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari peserta, perusahaan mitra, mentor, hingga pengelola program. Menurutnya, program magang tidak hanya memberikan pengalaman kerja langsung, tetapi juga memperkuat kemampuan teknis dan nonteknis, seperti komunikasi, kerja sama tim, serta adaptasi di lingkungan kerja.

Sementara itu, Kepala Barenbang Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi, menjelaskan bahwa peserta wajib menyelesaikan sejumlah tahapan administratif sebagai syarat pencairan uang saku. Di antaranya adalah melakukan presensi akhir, menyusun laporan bulanan, serta mengisi kuesioner program.

“Kelancaran proses penutupan program sangat ditentukan oleh kelengkapan tahapan akhir ini,” jelasnya.

Tidak hanya peserta, perusahaan mitra juga memiliki tanggung jawab dalam periode 19–22 April 2026. Operator perusahaan diwajibkan menyiapkan sertifikat magang melalui platform MagangHub, termasuk melengkapi identitas peserta dan pengesahan dokumen secara elektronik. Selain itu, laporan sertifikasi kompetensi dan data penempatan kerja juga harus diinput.

Di sisi lain, mentor berperan dalam menyetujui presensi dan laporan peserta, memberikan penilaian akhir, serta memastikan pengajuan uang saku dilakukan setelah seluruh kewajiban terpenuhi.

Program Magang Nasional Batch I dijadwalkan resmi ditutup pada 24 April 2026. Penutupan ini menjadi akhir dari rangkaian pembelajaran berbasis industri yang telah berlangsung selama enam bulan.

Pemerintah juga menyiapkan tindak lanjut berupa pelatihan daring dan sertifikasi kompetensi bagi para peserta. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan mereka dalam menghadapi uji kompetensi sekaligus meningkatkan peluang untuk terserap di dunia kerja.

Dengan selesainya program ini, Kemnaker berharap para peserta tidak hanya membawa pengalaman, tetapi juga memiliki kesiapan yang lebih matang untuk bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif. (*/red).

×
Berita Terbaru Update