Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Cegah Korupsi SPMB, Pemkot Bandung Perkuat Pengawasan dan Integritas ASN

Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB Last Updated 2026-05-18T14:08:55Z
Klik
Jelang SPMB 2026,  Pemkot Bandung perkuat pengawasan dan integritas ASN

  
BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Pemerintah Kota Bandung bergerak cepat menindaklanjuti dugaan praktik korupsi dalam proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di salah satu sekolah dasar negeri. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga integritas pelayanan publik sekaligus memastikan proses penerimaan peserta didik berjalan transparan dan adil.

Wali Kota Muhammad Farhan menegaskan, sektor pendidikan tidak boleh dicederai oleh praktik-praktik yang merusak kepercayaan masyarakat. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran terkait segera melakukan investigasi dan pengawasan menyeluruh terhadap dugaan penyimpangan tersebut.

Pernyataan itu disampaikan dalam Apel Mulai Bekerja di Plaza Balai Kota Bandung, Senin (18/5/2026). Sambutan wali kota dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bandung, Asep Cucu Cahyadi, di hadapan para aparatur sipil negara (ASN).

“Saya memberikan perhatian serius terhadap adanya dugaan korupsi dalam proses tes SPMB di salah satu sekolah dasar negeri. Saya meminta Dinas Pendidikan dan Inspektorat bergerak cepat melakukan investigasi dan pengawasan secara menyeluruh,” ujar Asep saat membacakan sambutan wali kota.

Farhan menilai, pendidikan merupakan hak dasar masyarakat yang harus dijaga dari segala bentuk penyimpangan. Oleh sebab itu, proses SPMB wajib dilaksanakan secara profesional, akuntabel, dan bebas dari praktik tidak jujur.

“Pendidikan adalah hak masyarakat dan tidak boleh dikotori praktik-praktik yang mencederai kepercayaan publik,” tegasnya.

Selain mendorong pengawasan terhadap proses penerimaan murid baru, Farhan juga menekankan pentingnya menjaga profesionalisme ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, integritas aparatur menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Wali kota BAndung bersama para siswa


Ia memastikan Pemkot Bandung akan terus memperkuat budaya kerja yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Pemkot Bandung harus hadir dengan pelayanan yang bersih, transparan, dan berintegritas. Termasuk terhadap perilaku aparatur yang tidak menunjukkan profesionalisme dalam menjalankan tugas pelayanan publik,” katanya.

Farhan juga mengingatkan seluruh ASN agar menjaga etika, disiplin, serta fokus terhadap tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Ia menilai, kualitas perilaku aparatur sangat menentukan citra pemerintah di mata publik.

Dengan langkah pengawasan yang diperkuat dan komitmen terhadap integritas pelayanan, Pemkot Bandung berharap proses SPMB tahun ini dapat berjalan lebih bersih, transparan, dan mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan. (rob/red).

×
Berita Terbaru Update