Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Harkitnas ke-118: Kaum Muda Jadi Pilar Utama Menjaga Kedaulatan dan Keutuhan NKRI

Selasa, 19 Mei 2026 | 23:00 WIB Last Updated 2026-05-19T16:00:26Z
Klik
Sekretaris Komisi I DPRD Jabar H.Memo Hermawan dari Fraksi PDIP


 
BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 yang jatuh pada 20 Mei 2026 menjadi momentum penting untuk membangkitkan kembali semangat persatuan, nasionalisme, dan kemandirian bangsa di tengah tantangan era digital global.

Sekretaris Komisi I DPRD Jawa Barat, Memo Hermawan, menegaskan bahwa semangat kebangkitan nasional harus dimaknai sebagai proses perjuangan berkelanjutan yang menyesuaikan perkembangan zaman tanpa meninggalkan jati diri bangsa Indonesia.

Menurutnya, sejarah berdirinya Boedi Oetomo pada tahun 1908 menjadi tonggak perubahan perjuangan bangsa dari perlawanan fisik menuju perjuangan intelektual dan diplomasi demi mewujudkan kedaulatan negara yang bermartabat.

“Peringatan Harkitnas bukan sekadar seremoni mengenang masa lalu, tetapi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan kemandirian bangsa menghadapi tantangan zaman,” ujar Kang Memo saat ditemui di Gedung DPRD Jabar, Selasa (19/5/2026).

Ia mengatakan, kebangkitan nasional saat ini memiliki makna keberanian bangsa untuk keluar dari belenggu ketertinggalan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat daya saing di tingkat global.

Tema Harkitnas 2026, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, dinilai sangat relevan dengan kondisi saat ini. Tema tersebut menempatkan generasi muda sebagai kekuatan utama dalam menjaga masa depan bangsa sekaligus memperkokoh keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Politisi senior dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu menilai tantangan bangsa kini telah bergeser dari persoalan kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital yang berkembang sangat cepat.

Karena itu, kemampuan bangsa dalam menghasilkan karya inovatif, berkualitas, dan berdaya saing global menjadi bentuk nyata kebangkitan nasional di era modern.

“Kita harus memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan pembangunan berorientasi pada kemajuan bersama,” kata Politisi senior PDIPerjuangan Jabar ini.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari akademisi, praktisi, politisi hingga generasi muda, untuk kembali menyalakan semangat “Boedi Oetomo” dalam setiap lini kehidupan.

Mengutip pesan Soekarno, yakni “Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah”, Kang Memo menegaskan bahwa semangat kebangkitan nasional harus menjadi inspirasi untuk membangun Indonesia yang semakin kuat, mandiri, inklusif, dan berdaya saing di kancah dunia.

Menurutnya, kaum muda perlu membekali diri dengan pendidikan, moral yang kuat, serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi agar mampu menghadapi tantangan masa depan.

“Momentum Harkitnas 2026 harus menjadi panggilan bersama untuk membangun Indonesia yang lebih maju dengan semangat gotong royong dan persatuan,” pungkasnya. (AdiP/sein).

×
Berita Terbaru Update