![]() |
| Kemnaker : Peserta Ujian calon Ahli K3 |
Kegiatan yang bekerja sama dengan
Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3) itu dilaksanakan
serentak di sejumlah wilayah, di antaranya Jakarta, Surabaya, dan Makassar.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas penguatan
kompetensi K3 di dunia kerja yang semakin dinamis.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli
menegaskan bahwa keberadaan Ahli K3 memiliki peran strategis dalam mendukung
transformasi dunia kerja yang aman dan produktif. Menurutnya, penguatan
kompetensi Ahli K3 harus dimulai sejak proses pembinaan dan sertifikasi.
“K3 tidak hanya dipahami sebagai
kepatuhan terhadap regulasi, tetapi harus menjadi budaya kerja yang melekat di
setiap tempat kerja. Karena itu, kualitas Ahli K3 perlu dipastikan sejak awal,”
ujar Yassierli.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Binwasnaker dan K3), Ismail Pakaya, menyebut evaluasi tersebut merupakan instrumen penting untuk memastikan calon Ahli K3 memiliki pemahaman menyeluruh terhadap norma dan prinsip keselamatan kerja.
.jpeg)
Menaker Yassierli menjelaskan terkait pelaksanaan seleksi calon ahli K3
Menurut Ismail, evaluasi bukan
sekadar tahapan administratif, melainkan proses untuk mengukur kesiapan peserta
dalam menjalankan peran profesional di lingkungan kerja masing-masing.
Materi yang diujikan dalam evaluasi
meliputi dasar-dasar K3, pengawasan keselamatan kerja mekanik, pesawat uap dan
bejana tekan, pesawat angkat dan angkut, keselamatan kerja listrik,
penanggulangan kebakaran, keselamatan konstruksi bangunan, lingkungan kerja,
Sistem Manajemen K3 (SMK3), hingga manajemen risiko.
Ia berharap peserta yang lulus
nantinya mampu menjadi agen perubahan dalam membangun budaya kerja yang aman
dan sehat, sekaligus mendorong penerapan SMK3 secara efektif di perusahaan.
Pelaksanaan evaluasi ini sekaligus
menunjukkan keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya
manusia di bidang keselamatan kerja, seiring meningkatnya tantangan dan risiko
di berbagai sektor industri nasional.(*/red).
.jpeg)