![]() |
| Wali kota Bandung M.Farhan menghibau dan mengajak bobotoh untuk tertib dan aman dalam rayakan gelar Juara Persib Bandung |
Persib memastikan gelar juara usai
bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api
(GBLA).
Tak lama setelah peluit akhir
dibunyikan, suasana Kota Bandung langsung dipenuhi suara petasan, iring-iringan
kendaraan roda dua, hingga teriakan “juara” dari para pendukung yang turun ke
jalan merayakan keberhasilan Maung Bandung.
Berdasarkan pantauan Bandung
Command Center hingga pukul 20.20 WIB, sejumlah titik pusat kota dipadati
ribuan bobotoh. Kepadatan terlihat di kawasan persimpangan Cikapayang-Dago,
Jalan Sulanjana-Tamansari, Jalan Asia Afrika, hingga kawasan Gasibu.
Arus kendaraan juga terpantau padat
di persimpangan Jalan Soekarno-Hatta menuju Jalan Ibrahim Adjie. Bahkan akses
menuju kawasan Ibrahim Adjie-Ciwastra sempat ditutup menggunakan water barrier
untuk mengurai kepadatan lalu lintas.
Sementara itu, beberapa ruas jalan
lain seperti kawasan Pasteur menuju Gunungbatu, Jalan Setiabudi arah Lembang,
hingga Jalan LLRE Martadinata masih terpantau relatif lengang pada malam hari.
Di tengah euforia perayaan, tim
Bandung Siaga 112 melaporkan sedikitnya lima kejadian kegawatdaruratan setelah
bubaran pertandingan. Sebagian besar kejadian merupakan kecelakaan pengendara
roda dua.
Pemerintah Kota Bandung mengimbau
masyarakat dan bobotoh agar tetap menjaga ketertiban serta mengutamakan
keselamatan selama merayakan kemenangan Persib.
Masyarakat juga diminta segera
menghubungi layanan darurat 112 apabila menemukan kejadian kegawatdaruratan,
termasuk kecelakaan lalu lintas maupun kondisi darurat lainnya. Layanan
tersebut dapat diakses gratis selama 24 jam.
Selain itu, informasi terkini
terkait kondisi lalu lintas dan situasi Kota Bandung selama perayaan juara
Persib terus diperbarui melalui akun media sosial Bandung Siaga 112 dan Bandung
Command Center. (ray/red).
