Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Peran Guru Berubah di Era Digital, Generasi Z Nilai Lebih dari Sekadar Pengajar

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:01 WIB Last Updated 2026-05-02T15:01:35Z
Klik
Peringatan Hari Pendidikan Nasional seorang siswa memberi hormat kepada presiden BJ Habibi (ilustrasi)


BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Perkembangan teknologi digital yang pesat membawa perubahan signifikan terhadap cara pandang Generasi Z dalam dunia pendidikan, khususnya terhadap peran guru. Bagi generasi yang tumbuh dengan akses informasi tanpa batas ini, guru tidak lagi dipandang semata sebagai sumber pengetahuan, melainkan sebagai fasilitator, pembimbing, sekaligus inspirator.

Kemudahan memperoleh informasi melalui internet membuat siswa kini lebih mandiri dalam belajar. Dalam konteks ini, peran guru bergeser menjadi sosok yang membantu menyaring informasi, mengarahkan proses belajar, serta memastikan siswa memahami materi secara tepat dan kritis.

Selain sebagai fasilitator, Generasi Z juga menilai pentingnya peran guru dalam membangun hubungan yang komunikatif dan personal. Guru yang ramah, empatik, serta mampu memahami karakter siswa dinilai lebih efektif dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman dan kondusif.

Biqi, mahasiswa Universitas Pasundan, mengungkapkan bahwa pesan moral dari guru justru menjadi hal yang paling membekas dalam proses pendidikannya. Ia mengingat nasihat tentang pentingnya kejujuran dan kedisiplinan sebagai bekal kehidupan.

“Saya paling ingat pesan guru untuk selalu jujur dan disiplin. Itu yang membentuk saya sampai sekarang,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Bunga, mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Bandung. Ia mengaku terinspirasi oleh pesan gurunya yang mendorongnya untuk terus berkembang tanpa harus membandingkan diri dengan orang lain.

“Kamu tidak harus jadi yang terbaik, tapi jadilah lebih baik dari kemarin. Itu yang selalu saya ingat,” kata Bunga.

Menurutnya, nasihat tersebut menjadi motivasi untuk membangun kepercayaan diri dan menghindari rasa tidak aman dalam menjalani kehidupan akademik maupun sosial.

Perubahan persepsi ini menunjukkan bahwa peran guru di era digital semakin kompleks. Tidak hanya mentransfer ilmu, guru juga dituntut menjadi mitra belajar yang adaptif, komunikatif, dan mampu menginspirasi siswa.

Transformasi ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi dunia pendidikan untuk terus berinovasi dalam menciptakan sistem pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman, serta mampu melahirkan generasi yang unggul dan berdaya saing tinggi. (zza/red).

×
Berita Terbaru Update