Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Angklung Bergema di Jantung Kota Bandung, Ade Astrid dan 500 Seniman Satukan Harmoni Budaya

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:28 WIB Last Updated 2026-06-07T03:28:36Z
Klik
Ade Astrid bersama 500 pegiat angklung rammaikan  Bandung Kota Angklung Festival 2026



BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Ribuan pasang mata memadati Plaza Balai Kota Bandung saat denting angklung menggema menghidupkan suasana Bandung Kota Angklung Festival 2026, Sabtu (6/6/2026). Lebih dari 500 pegiat seni angklung dari berbagai komunitas bersama penyanyi Sunda ternama Ade Astrid tampil dalam satu panggung, mempertegas identitas Bandung sebagai Kota Angklung sekaligus penjaga warisan budaya dunia.

Festival yang memasuki tahun kelima sejak Hari Bandung Kota Angklung dideklarasikan ini menjadi ajang kolaborasi budaya yang mempertemukan seniman, komunitas, pemerintah, pelajar, dan masyarakat dalam semangat pelestarian budaya lokal.

Suara angklung yang dimainkan secara serempak menciptakan harmoni yang bukan hanya menghibur, tetapi juga menyampaikan pesan tentang kebersamaan, gotong royong, dan toleransi yang menjadi filosofi utama alat musik khas Jawa Barat tersebut.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, menegaskan bahwa angklung merupakan simbol persatuan yang merepresentasikan karakter masyarakat Bandung.

"Hari ini kita menunjukkan kepada Indonesia bahkan dunia bahwa Bandung bukan hanya kota kreatif, kota pendidikan, atau kota wisata. Bandung adalah kota yang menjaga akar budayanya dengan penuh cinta dan tanggung jawab," ujarnya.

Menurut Iskandar, nilai yang terkandung dalam angklung sangat relevan dengan kehidupan masyarakat modern. Setiap nada hanya dapat tercipta melalui kerja sama, sebuah filosofi yang mengajarkan bahwa perbedaan dapat disatukan menjadi kekuatan.

"Angklung mengajarkan gotong royong, kebersamaan, dan toleransi. Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, melainkan dipersatukan menjadi sebuah kekuatan," katanya.

Sekdakot Bandung Iskandar Zulkarnain membuka Bandung Kota Angklung  Festival 2026



Selain penampilan Ade Astrid dan ratusan seniman angklung, festival juga menghadirkan lima peserta terunik hasil seleksi praacara serta para juara Festival Angklung Pelajar Bandung Raya yang mendapat apresiasi dari masyarakat.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa, menjelaskan bahwa Bandung Kota Angklung Festival 2026 merupakan puncak dari rangkaian kegiatan "Road to Bandung Kota Angklung Festival" yang digelar sepanjang Mei 2026.

Rangkaian tersebut berlangsung di lima pusat perbelanjaan besar Kota Bandung, yakni Bandung Indah Plaza, Cihampelas Walk, The Botanica Mall Bandung, Summarecon Mall Bandung, dan Festival Citylink. Sebanyak 57 grup angklung turut berpartisipasi dengan jumlah pengunjung mencapai sekitar 1.000 orang.

Beragam kegiatan seperti parade komunitas, pertunjukan angklung lintas generasi, lokakarya interaktif, hingga aktivasi budaya kreatif menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal sekaligus merasakan langsung kekayaan budaya angklung.

Menurut Adi, festival ini bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan gerakan kolektif untuk menjaga warisan budaya dunia yang telah diakui UNESCO agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Peserta Bandung Kota Angklung Festival 2026


"Angklung bukan hanya alat musik tradisional, tetapi representasi nilai gotong royong, toleransi, dan kebersamaan. Semangat pelestarian angklung sebagai identitas Kota Bandung harus terus kita jaga dan kembangkan bersama," ujarnya.

Melalui festival ini, Pemerintah Kota Bandung berharap posisi Bandung sebagai Kota Angklung semakin kuat, sekaligus mampu mendorong keterlibatan generasi muda dalam melestarikan budaya lokal sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan kota.

Bandung Kota Angklung Festival 2026 menjadi bukti bahwa warisan budaya tidak hanya disimpan dalam sejarah, tetapi terus hidup, berkembang, dan bergema melalui kolaborasi lintas generasi yang menjaga harmoni di tengah keberagaman. (ray/red).

×
Berita Terbaru Update