![]() |
| Kepala Disnaker Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana |
Kepala Disnaker Kota Bandung, Yayan
Ahmad Brilyana, mengatakan pemerintah menyiapkan subsidi pelatihan senilai Rp10
juta hingga Rp15 juta bagi calon peserta. Bantuan tersebut mencakup
pembelajaran bahasa Jepang, pemahaman budaya kerja, serta peningkatan
keterampilan sebelum diberangkatkan.
"Jepang masih membutuhkan
banyak tenaga kerja Indonesia. Ini peluang yang harus dimanfaatkan masyarakat
Kota Bandung," ujar Yayan saat Job Fair Future Connect 2026 Wilayah
Bandung Tengah di GOR Bandung, Kamis (18/6/2026).
Selain penempatan ke luar negeri, Disnaker juga memperkuat program pemagangan dalam negeri dengan menggandeng berbagai sektor usaha, termasuk perhotelan dan restoran. Peserta magang memperoleh dukungan biaya transportasi, pendampingan instruktur, serta pengalaman kerja yang sesuai kebutuhan industri.

Pemkot Bandung siapkan dana utk pelatihan calon tenagakerja ke Jepang
Menurut Yayan, pekerja yang menjalani kontrak di Jepang selama tiga hingga lima tahun akan kembali dengan bekal keterampilan, pengalaman internasional, dan etos kerja yang dapat meningkatkan daya saing tenaga kerja Kota Bandung.
Disnaker berharap program magang
dan kerja ke Jepang dapat menjadi alternatif menjanjikan bagi generasi muda
untuk memperoleh pekerjaan layak sekaligus membangun kompetensi bertaraf
global. (rob/red).
