![]() |
| Indri Rindani Dorong UMKM Bandung Perkuat Kolaborasi dan Jejaring di Era Digital (foto:humpro) |
Hal tersebut disampaikannya saat
menjadi narasumber dalam kegiatan Membangun Ekosistem Kewirausahaan Kreatif
Melalui Sinergi Kebijakan Publik, Inovasi, dan Kemandirian Ekonomi di Era
Transformasi Digital di Pascasarjana UIN Bandung, Jumat (12/6/2026).
Indri menilai penguatan ekonomi
kreatif tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi
antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan komunitas. Menurutnya, Kota
Bandung memiliki potensi besar sebagai kota kreatif yang perlu didukung melalui
kebijakan yang berpihak kepada UMKM.
Berbekal pengalaman hampir 18 tahun
sebagai pelaku usaha, Indri mengaku memahami berbagai tantangan yang dihadapi
UMKM. Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah untuk terus memperluas akses
legalitas usaha, promosi produk, serta membuka peluang kemitraan dengan
program-program pemerintah pusat.
“Jangan sampai keterbatasan
anggaran daerah menghambat pengembangan ekonomi masyarakat. Banyak program
kementerian yang bisa dimanfaatkan jika jejaring dan komunikasi dibangun dengan
baik,” ujarnya.
Indri juga mengajak generasi muda,
khususnya perempuan, untuk berani membangun usaha mandiri, memanfaatkan peluang
ekonomi digital, serta memperkuat kolaborasi sebagai fondasi menciptakan
ekosistem UMKM yang tangguh dan berdaya saing.
“DPRD akan terus mengawal kebijakan
dan membuka ruang agar pelaku UMKM dapat tumbuh, naik kelas, dan memberikan
kontribusi nyata bagi perekonomian Kota Bandung,” katanya. (rio/red).
