![]() |
| Menaker RIYAssierli jadi pembicara pada Global Parenting Summit 2026 di Bandung, Sabtu (20/6/2026). |
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli
mengatakan, generasi masa depan perlu dibekali keterampilan yang relevan,
kemampuan beradaptasi, serta karakter yang kuat untuk menjawab kebutuhan pasar
kerja baru. Menurutnya, tantangan ketenagakerjaan ke depan tidak hanya menuntut
penguasaan teknologi, tetapi juga kemampuan belajar sepanjang hayat.
“Anak-anak kita mungkin akan
bekerja pada profesi yang hari ini bahkan belum ada. Karena itu, mereka harus
dibekali kemampuan belajar, karakter yang tangguh, dan keterampilan yang
membuat mereka siap menghadapi berbagai perubahan,” ujar Yassierli saat menjadi
pembicara pada Global Parenting Summit 2026 di Bandung, Sabtu (20/6/2026).
![]() |
| Yassierli menandatangani kanpas fotonya |
Kemnaker optimistis bonus demografi
dapat menjadi modal besar menuju Indonesia Emas 2045 apabila didukung sumber
daya manusia yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi perubahan. Karena itu,
peran keluarga juga dinilai sangat penting sebagai lingkungan pertama yang
membentuk karakter, kebiasaan belajar, dan pola pikir generasi muda Indonesia.
(*/red).

