Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kolaborasi Kemnaker-Kemenekraf Buka Peluang Kerja Baru di Era Industri Kreatif Digital

Jumat, 05 Juni 2026 | 09:46 WIB Last Updated 2026-06-05T02:46:32Z
Klik
Menaker  Yassierli dan Menekraf  Teuku Riefky Harsya di Kantor Kemnaker



JAKARTA, FAKTABANDUNGRAYA,--- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) memperkuat kolaborasi strategis guna memperluas penciptaan lapangan kerja dan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul di sektor ekonomi kreatif yang terus berkembang pesat.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya di Kantor Kemnaker, Jakarta, Kamis (4/6/2026). Turut hadir dalam pertemuan itu Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor.

Kedua kementerian sepakat mempercepat implementasi Program Pelatihan Vokasi Nasional dan Program Magang Nasional (MagangHub) sebagai langkah konkret mendukung stimulus ekonomi sekaligus menyiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri kreatif.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa ekonomi kreatif merupakan salah satu sektor dengan potensi terbesar dalam menciptakan lapangan kerja baru di Indonesia, terutama pada subsektor film, gim, aplikasi digital, fesyen, dan animasi.

“Potensi penyerapan tenaga kerja di sektor ekonomi kreatif sangat besar. Karena itu, penguatan kompetensi SDM harus menjadi prioritas agar mampu mengikuti perkembangan kebutuhan industri yang semakin dinamis,” ujar Yassierli.

Sebagai bentuk dukungan, Kemnaker siap berkolaborasi menyusun kurikulum pelatihan vokasi yang lebih adaptif dan relevan dengan kebutuhan 17 subsektor ekonomi kreatif. Selain itu, Kemnaker juga akan memperluas program reskilling dan upskilling bagi pekerja kreatif, termasuk mereka yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK), melalui pemanfaatan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Tidak hanya itu, Kemnaker juga membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha ekonomi kreatif dan lulusan perguruan tinggi untuk terlibat dalam Program Magang Nasional guna meningkatkan pengalaman kerja dan daya saing talenta muda Indonesia.

Dalam upaya meningkatkan pengakuan kompetensi tenaga kerja kreatif, Kemnaker berkomitmen mempercepat penyusunan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) di bidang ekonomi kreatif serta memfasilitasi sertifikasi profesi melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Menaker  Yassierli dan Menekraf  Teuku Riefky Harsya bersama pejabat kementerian


“Langkah ini penting agar talenta kreatif Indonesia memiliki standar kompetensi yang diakui secara nasional maupun global,” kata Yassierli.

Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyatakan bahwa kerja sama yang akan dimulai melalui proyek percontohan pada semester II tahun 2026 diharapkan menjadi fondasi penguatan kolaborasi kedua kementerian hingga tahun 2029.

Menurutnya, tahap awal kerja sama akan difokuskan pada sektor animasi, film, fesyen, dan kecerdasan artifisial (AI), sebelum diperluas ke subsektor ekonomi kreatif lainnya berdasarkan hasil evaluasi dan kebutuhan industri.

Sinergi Kemnaker dan Kemenekraf ini merupakan tindak lanjut dari kesepahaman bersama yang telah ditandatangani pada Januari 2026. Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah menjadikan ekonomi kreatif sebagai salah satu mesin pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja masa depan bagi generasi muda Indonesia. (*/red).

×
Berita Terbaru Update