Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Astra Perkuat Desa Sejahtera Sumba Timur, Tenun Ikat dan Perempuan Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Senin, 06 Juli 2026 | 20:42 WIB Last Updated 2026-07-06T13:42:55Z
Klik
Perempuan penenun Desa Sejahtera Astra Sumba Timur menghasilkan Tenun Ikat khas Sumba yang merepresentasikan identitas budaya, kearifan lokal, serta kedekatan masyarakat dengan alam dan tradisi leluhur.


SUMBA TIMUR, FAKTABANDUNGRAYA,--- PT Astra International Tbk terus memperkuat pengembangan Desa Sejahtera Astra Sumba Timur dengan menjadikan pelestarian Tenun Ikat khas Sumba sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Program ini tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan, terutama bagi kaum perempuan.


Program tersebut mencakup lima sentra tenun di Kabupaten Sumba Timur, yakni Kampung Raja Prailiu, Mbatakapidu, Mauliru, Lambanapu, dan Kawangu. Sejak bergabung dalam program Desa Sejahtera Astra pada 2025, inisiatif ini telah menjangkau 1.295 masyarakat, meningkatkan pendapatan warga hingga 50 persen, menciptakan 67 lapangan kerja baru, serta memastikan seluruh hasil produksi tenun terserap pasar.

Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto, mengatakan setiap daerah memiliki potensi yang dapat menjadi sumber kesejahteraan jika dikelola secara berkelanjutan.

"Pelestarian Tenun Ikat bukan hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang lebih luas melalui peningkatan kapasitas perajin, akses pasar, dan kolaborasi yang berkesinambungan," ujarnya.

Penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards Tahun 2023 juga penggerak
Desa Sejahtera Astra Sumba Timur Reza Permadi memperkenalkan
karya Tenun Ikat khas Sumba dari Desa Sejahtera Astra Sumba Timur



Penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards Tahun 2023 juga penggerak Desa Sejahtera Astra Sumba Timur Reza Permadi memperkenalkan karya Tenun Ikat khas Sumba dari Desa Sejahtera Astra Sumba Timur

Saat ini, ekosistem Desa Sejahtera Astra Sumba Timur melibatkan sekitar 250 perajin, dengan 97 persen di antaranya merupakan perempuan. Melalui pendampingan, inovasi produk, dan perluasan pemasaran, para perajin mampu meningkatkan nilai jual tenun sekaligus memperkuat ekonomi keluarga.

Pengembangan desa juga didukung oleh penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2023, Reza Permadi, yang mendorong transformasi digital sektor pariwisata dan UMKM. Melalui pemanfaatan teknologi, pelaku usaha tenun memperoleh akses pasar yang lebih luas, termasuk peluang menembus pasar internasional.

Melalui sinergi antara pelestarian budaya, pemberdayaan perempuan, dan transformasi digital, Astra berharap Desa Sejahtera Astra Sumba Timur terus tumbuh sebagai contoh pembangunan berbasis potensi lokal yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa meninggalkan identitas budaya yang menjadi kebanggaan Sumba. (*/red).

×
Berita Terbaru Update