Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

BAZNAS Jabar Salurkan Santunan Rp300 Juta untuk Keluarga Korban Kecelakaan di Indramayu

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:11 WIB Last Updated 2026-07-15T12:11:42Z
Klik
Gubernur KDM dan Pengurus BAZNAS Jabar mendatangai rumah korban kecelakaan dan memberikan santunan sebesar Rp.300 juta



INDRAMAYU, FAKTABANDUNGRAYA,--- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyalurkan santunan sebesar Rp300 juta kepada keluarga korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Indramayu. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, didampingi Pimpinan BAZNAS Jabar Bidang pendistribusian dan Pendayagunaan, Zaki Hilmi, Selasa (14/7/2026).

Santunan diberikan kepada 12 keluarga korban, dengan masing-masing ahli waris menerima bantuan sebesar Rp25 juta. Dana tersebut berasal dari penghimpunan zakat, infak, dan sedekah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang dikelola BAZNAS Jabar.

Gubernur Dedi Mulyadi mengatakan, bantuan yang disalurkan bukan sekadar dukungan materi, tetapi juga wujud kepedulian dan solidaritas masyarakat Jawa Barat kepada keluarga yang tengah berduka.

"Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga sekaligus menjadi bukti bahwa masyarakat Jawa Barat selalu hadir dan saling menguatkan ketika musibah terjadi," ujarnya.

Baznas Jabar beritakan santunan kepada keluarga korban kecelakaan



Sementara itu, Zaki Hilmi menegaskan, penyaluran santunan merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Jabar untuk memastikan dana zakat, infak, dan sedekah dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama saat menghadapi kondisi darurat dan bencana.

Perwakilan keluarga korban, Tarkadi, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi penyemangat bagi keluarga untuk bangkit setelah kehilangan orang yang dicintai.

Melalui penyaluran santunan ini, BAZNAS Jawa Barat menegaskan peran zakat tidak hanya sebagai bentuk ibadah, tetapi juga sebagai instrumen solidaritas sosial yang mampu menghadirkan harapan dan meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah. (*/red).

×
Berita Terbaru Update