![]() |
| Gubernur KDM dan Pengurus BAZNAS Jabar mendatangai rumah korban kecelakaan dan memberikan santunan sebesar Rp.300 juta |
Santunan diberikan kepada 12
keluarga korban, dengan masing-masing ahli waris menerima bantuan sebesar Rp25
juta. Dana tersebut berasal dari penghimpunan zakat, infak, dan sedekah
Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang
dikelola BAZNAS Jabar.
Gubernur Dedi Mulyadi mengatakan,
bantuan yang disalurkan bukan sekadar dukungan materi, tetapi juga wujud
kepedulian dan solidaritas masyarakat Jawa Barat kepada keluarga yang tengah
berduka.
"Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga sekaligus menjadi bukti bahwa masyarakat Jawa Barat selalu hadir dan saling menguatkan ketika musibah terjadi," ujarnya.

Baznas Jabar beritakan santunan kepada keluarga korban kecelakaan
Sementara itu, Zaki Hilmi
menegaskan, penyaluran santunan merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Jabar
untuk memastikan dana zakat, infak, dan sedekah dapat segera dirasakan
manfaatnya oleh masyarakat, terutama saat menghadapi kondisi darurat dan
bencana.
Perwakilan keluarga korban,
Tarkadi, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan. Menurutnya,
bantuan tersebut menjadi penyemangat bagi keluarga untuk bangkit setelah
kehilangan orang yang dicintai.
Melalui penyaluran santunan ini,
BAZNAS Jawa Barat menegaskan peran zakat tidak hanya sebagai bentuk ibadah,
tetapi juga sebagai instrumen solidaritas sosial yang mampu menghadirkan
harapan dan meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah. (*/red).
