![]() |
| Wali kota Bandung M.Farhan saat mengunjungi faskes |
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan,
menekankan tenaga kesehatan harus mengedepankan keselamatan pasien sebelum
mengurus persoalan administrasi. Menurutnya, tidak boleh ada pasien yang
tertunda mendapat pertolongan hanya karena proses administrasi atau kepesertaan
BPJS.
"Selamatkan pasien terlebih
dahulu hingga kondisinya stabil, baru administrasinya diselesaikan. Pelayanan harus
menjadi prioritas utama," tegas Farhan usai melantik 105 pejabat di
lingkungan Pemkot Bandung, Selasa (7/7/2026).
Farhan memastikan Pemkot Bandung tidak akan mentoleransi praktik penolakan pasien. Untuk rumah sakit pemerintah maupun puskesmas, pelanggaran dapat berujung pada sanksi disiplin hingga pemberhentian terhadap pihak yang bertanggung jawab. Sementara bagi rumah sakit swasta, pemerintah akan mengevaluasi izin operasional apabila terbukti menolak pasien yang membutuhkan penanganan medis.

Mobil ambulance dan sopir disiagakan buat bantu masyarakat yang membutuhkan
Ia berharap penguatan jabatan
fungsional bidang kesehatan melalui pelantikan tersebut mampu meningkatkan
kualitas layanan kesehatan yang cepat, profesional, dan humanis.
Menurut Farhan, pelayanan tanpa
diskriminasi merupakan komitmen Pemkot Bandung dalam menghadirkan pelayanan
publik yang berkualitas sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap
layanan kesehatan. (rob/red).
.jpeg)