![]() |
| Pengelolaan sampah kota Bandung melalui program GASLAH |
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan peningkatan pengolahan sampah
menjadi langkah nyata untuk mengurangi ketergantungan terhadap TPA Sarimukti,
yang saat ini masih menampung sekitar 70 persen sampah Kota Bandung.
Menurut Farhan, perhatian pemerintah pusat terhadap penanganan sampah di
Bandung semakin kuat. Hal itu ditandai dengan kunjungan Menteri Koordinator
Bidang Pangan bersama Kepala BRIN yang meninjau langsung pengembangan teknologi
pengolahan sampah di Kota Bandung.
Ia menjelaskan, keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada
teknologi, tetapi juga partisipasi masyarakat. Program Gaslah dinilai efektif
karena mendorong warga mengolah sampah organik sejak dari sumbernya, sehingga
mampu mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA.
![]() |
| Pengelolaan sampah kota Bandung melalui program Sampah |
"Program Gaslah mendapat apresiasi dari pemerintah pusat maupun
Pemerintah Provinsi Jawa Barat karena mampu melibatkan masyarakat dalam
pengelolaan sampah berbasis lingkungan," ujar Farhan.
Pemkot Bandung optimistis, melalui penguatan teknologi dan partisipasi
warga, kapasitas pengolahan sampah akan terus meningkat sehingga mampu
mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih mandiri, berkelanjutan, dan
ramah lingkungan. (*/red).
.jpeg)
