Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Perkuat SDM, RSUD Bandung Kiwari Genjot Kecepatan Layanan IGD demi Keselamatan Pasien

Jumat, 03 Juli 2026 | 14:29 WIB Last Updated 2026-07-03T07:29:32Z
Klik
salah satu ruang IGD, RSUD Bandung Kiwari


BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- RSUD Bandung Kiwari terus membenahi layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dengan memperkuat kompetensi sumber daya manusia (SDM) sebagai langkah utama menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, responsif, dan berkualitas bagi masyarakat.

Direktur RSUD Bandung Kiwari, dr. H. Arief Budiman, Sp.A(K)., M.Kes, menegaskan bahwa pelayanan kegawatdaruratan membutuhkan tenaga medis yang sigap serta koordinasi yang solid. Karena itu, rumah sakit akan meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan melalui pelatihan berkelanjutan sekaligus menambah jumlah dokter jaga di IGD.

"Penguatan SDM menjadi fokus utama agar pelayanan di IGD semakin cepat, efektif, dan mengutamakan keselamatan pasien," ujarnya dalam talkshow di Radio Sonata, Kamis (2/7/2026).

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Bandung Kiwari, dr. Afriani Altis, MMRS, mengungkapkan bahwa selama Januari hingga Juni 2026, 99 persen pasien telah memperoleh penanganan awal di area triase dalam waktu kurang dari lima menit, sesuai standar nasional.

Meski demikian, pihak rumah sakit masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan kapasitas ruang triase dan ruang rawat inap, yang berdampak pada waktu tunggu sebagian pasien. Selain itu, proses rujukan pasien yang membutuhkan tindakan khusus, seperti kateterisasi jantung, juga menjadi faktor yang memengaruhi lamanya pelayanan karena layanan tersebut belum bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Dokter dan perawat ruang IGD, RSUD Bandung Kiwari 

 

Sebagai solusi, RSUD Bandung Kiwari akan terus melakukan evaluasi berkala, memperkuat kemampuan tenaga medis dalam sistem triase, serta meningkatkan jumlah personel di IGD agar pelayanan semakin optimal.

Melalui langkah tersebut, RSUD Bandung Kiwari optimistis mampu menghadirkan layanan kegawatdaruratan yang lebih cepat, profesional, dan humanis, sehingga keselamatan pasien tetap menjadi prioritas utama. (tiw/red).

×
Berita Terbaru Update