Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Perpustakaan Gasibu Bertransformasi Digital, Layanan Literasi Tetap Hadir di Tengah Penataan Kawasan

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:27 WIB Last Updated 2026-07-14T01:27:09Z
Klik
Gedung Perpustakaan Gasibu ini sudah di robohkan dan kini sedang dibangun Gedung baru


BANDUNG , FAKTABANDUNGRAYA,--- Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan layanan literasi bagi masyarakat tetap berjalan meski kawasan Lapangan Gasibu dan halaman Gedung Sate tengah memasuki tahap penataan. Salah satu langkah yang ditempuh adalah mentransformasikan Perpustakaan Gasibu menjadi perpustakaan digital yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, menegaskan bahwa penataan kawasan tidak akan mengurangi akses masyarakat terhadap bahan bacaan dan layanan literasi. Sebaliknya, pemerintah menyiapkan berbagai alternatif agar budaya membaca tetap tumbuh di tengah perubahan fungsi ruang publik.

"Lapangan Gasibu akan terintegrasi dengan halaman Gedung Sate, namun masyarakat tetap mendapatkan layanan literasi," ujar Herman, Senin (13/7/2026).

Selain menghadirkan perpustakaan digital, Pemprov Jabar juga akan mengoperasikan perpustakaan keliling (mobile library) di sekitar kawasan Gasibu. Layanan tersebut diharapkan mampu menjangkau masyarakat yang selama ini memanfaatkan perpustakaan di area tersebut, sekaligus memberikan kemudahan akses bagi pengunjung ruang publik.

Bagi masyarakat yang ingin mengakses koleksi secara langsung, pemerintah juga mengarahkan pemanfaatan Perpustakaan Umum Kota Bandung di Jalan Seram No. 2, yang lokasinya tidak jauh dari Gedung Sate dan Lapangan Gasibu.

Transformasi ini merupakan bagian dari penataan menyeluruh kawasan Gasibu yang selama ini menjadi salah satu ruang publik paling aktif di Kota Bandung. Setiap hari, kawasan tersebut digunakan masyarakat untuk berolahraga, berjalan santai, berekreasi, hingga berbagai aktivitas sosial lainnya. Kondisi tersebut menuntut tersedianya ruang terbuka yang lebih luas, aman, nyaman, dan mendukung mobilitas pengunjung.

Ilustrasi perpustakaan Gasibu bertansformasi Digital (foto:ilustrasi.ist)




Meski demikian, Pemprov Jawa Barat menegaskan bahwa pengembangan ruang publik tidak akan mengesampingkan pembangunan sumber daya manusia melalui penguatan budaya literasi. Justru, pemanfaatan teknologi digital diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan bahan bacaan tanpa dibatasi ruang dan waktu.

Transformasi Perpustakaan Gasibu menjadi layanan digital juga dipandang sebagai langkah strategis untuk mengikuti perkembangan era digital sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan dukungan perpustakaan keliling dan jaringan perpustakaan umum, ekosistem literasi di Jawa Barat diharapkan tetap terjaga meski kawasan Gasibu mengalami penataan.

"Semangat literasi akan tetap menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat," tutup Herman. (*/red).

×
Berita Terbaru Update