Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Warga Cicadas-Bandung Sulap Permukiman Jadi Horor 'Desa Hantu' Penolak Layu UMKM

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:21 WIB Last Updated 2026-08-01T03:21:04Z
Klik
Warga Cicadas siap menyambut wisatawan masuk ke "Desa Hantu"


  
BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Suasana gelap, horor nan mencekam menyelimuti kawasan RT 05 RW 06, Kelurahan Cicadas, Kecamatan Cibeunying Kidul. Namun, bukannya rasa takut, keriuhan justru pecah di gang-gang sempit tersebut. Warga setempat berhasil menyulap permukimannya menjadi objek wisata tematik bertajuk Desa Hantu, yang berlangsung pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026.

Masuk tahun ketiga penyelenggaraannya, wahana kreatif ini terbukti efektif menggeliatkan roda ekonomi lokal, khususnya bagi para pelaku UMKM setempat.

Berawal dari gagasan sederhana para pemuda Karang Taruna pada 2024 untuk menggalang dana perayaan Agustusan, konsep yang semula hanya "rumah hantu" biasa kini menjelma menjadi sensasi wisata berbasis komunitas.

"Awalnya cuma kumpul cari dana Agustusan. Karena konsep rumah hantu sudah pasaran, kami buat sekalian 'Desa Hantu' yang melibatkan satu kawasan warga. Dari yang dulu cuma satu gang, sekarang berkembang jadi tiga gang, dan UMKM yang terlibat makin banyak," ujar Ketua Panitia Desa Hantu 2026, Adi.


Masuk " Desa Hantu" : siapkan mental karena anda akan di kagetkan bernagai jenis mahluk aneh 
 

Cukup merogoh kocek Rp3.000, pengunjung dari dalam dan luar Kota Bandung sudah bisa menguji nyali menyusuri lorong-lorong pemukiman berbalut nuansa horor pedesaan.

Dampak Ekonomi Nyata bagi Warga

Inovasi akar rumput ini menuai pujian dari Camat Cibeunying Kidul, Moch Edi Purwadi. Ia mengapresiasi keberhasilan pemuda dalam memadukan seni hiburan rakyat dengan pemberdayaan ekonomi.

Ketua RT 05, Aang, membeberkan bahwa pergerakan pengunjung mencapai 400 hingga 500 orang per hari. Lonjakan ini membawa berkah tersendiri bagi lapak-lapak dagangan warga. Bahkan, potensi Desa Hantu mulai dilirik berbagai pihak.

Menikmati kuliner "Desa Hantu"


Dukungan Positif: Telah menarik perhatian anggota DPRD setempat.

Peluang Kolaborasi: Buka potensi kerja sama dengan destinasi budaya kenamaan, Saung Angklung Udjo.

Ketua RW 06, Ramli, berharap panggung kreativitas ini dapat terus diregenerasikan ke generasi muda mendatang, membuktikan bahwa gang padat perkotaan pun mampu melahirkan ikon wisata unik yang mandiri dan berdaya saing. (*/red).


×
Berita Terbaru Update