Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Abu Vulkanik Anak Krakatau Masuk Bandung, Pemkot Siapkan Langkah Mitigasi

Minggu, 06 September 2026 | 21:38 WIB Last Updated 2026-09-06T14:38:38Z
Klik
Ruas jalan di Kota Badung kelihatan sepi sejak abu vulkanik anak krakatau masuk Bandung



BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Pemerintah Kota Bandung mulai menyiapkan langkah mitigasi menyusul masuknya sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau ke wilayah Bandung. Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada kualitas udara, tetapi juga telah mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Husein Sastranegara.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, Pemkot Bandung tengah menyusun langkah antisipasi apabila sebaran abu vulkanik terus meluas. Koordinasi akan dilakukan bersama BMKG, BPBD, AirNav Indonesia, dan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

“Kalau itu nanti kami sedang menyusun sebuah mitigasi apabila memang abu vulkaniknya sampai ke Bandung. Kami akan koordinasi yang pertama tentunya dengan BMKG, kedua dengan BPBD, ketiga dengan AirNav, dan keempat dengan KCIC,” ujar Farhan, Minggu (6/9/2026).

Menurut Farhan, pemerintah perlu mengantisipasi dampak abu vulkanik terhadap berbagai aktivitas masyarakat, termasuk transportasi. Informasi kepada warga juga harus disampaikan secara cepat agar langkah pencegahan dapat segera dilakukan.

Ia secara khusus menyoroti aktivitas pelajar yang menggunakan sepeda motor. Jika paparan abu vulkanik semakin tinggi, penggunaan kendaraan roda dua dinilai berisiko meningkatkan paparan langsung terhadap abu.

“Termasuk juga penyampaian informasi kepada anak-anak, khususnya yang bersekolah yang juga pakai kendaraan bermotor, khususnya sepeda motor. Itu berbahaya sebenarnya,” katanya.

Pemkot Bandung masih menunggu rekomendasi dari instansi teknis sebelum mengeluarkan imbauan lebih lanjut, termasuk terkait penggunaan masker oleh masyarakat.

Pusat pertokoan juga sepi 


Dampak sebaran abu vulkanik sendiri telah dirasakan sektor penerbangan. Corporate Secretary Group Head PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Arie Ahsanurrohim mengatakan Bandara Husein Sastranegara menghentikan aktivitas penerbangan sementara pada pukul 12.07 hingga 16.00 WIB.

“Sudah terpapar volcanic ash (abu vulkanik),” kata Arie.

Operasional bandara masih dipantau berdasarkan perkembangan sebaran abu vulkanik. Keputusan pembukaan kembali penerbangan akan menyesuaikan hasil pemantauan kondisi tersebut.

“Statusnya sama kayak Soekarno Hatta, akan dimonitor lebih lanjut sebarannya,” ujarnya.

Bagi Pemkot Bandung, kondisi ini menjadi alasan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor. Bukan hanya penerbangan, potensi dampak terhadap aktivitas warga dan moda transportasi lain juga perlu diantisipasi sejak dini.

×
Berita Terbaru Update