Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Tak Sekadar Bandara, Husein Sastranegara Disulap Jadi Etalase Branding dan Promosi Kota Bandung

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:55 WIB Last Updated 2026-08-27T16:55:28Z
Klik
Wali kota Bandung M.Farhan

 
BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Reaktivasi Bandara Internasional Husein Sastranegara tak sekadar membuka kembali akses penerbangan menuju Kota Kembang. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bergerak cepat memanfaatkan momentum ini dengan menyulap area bandara menjadi etalase city branding, sarana promosi pariwisata, perdagangan, hingga sektor pendidikan tinggi.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, meninjau langsung kesiapan kawasan bandara pada Kamis (27/8/2026). Ia mengungkapkan bahwa Pemkot Bandung telah mengait kerja sama dengan Angkasa Pura dan pengusaha reklame untuk mengoptimalkan ruang tunggu serta penyediaan fasilitas videotron sebagai media pengenalan identitas kota.

"Branding Kota Bandung ini kita mulai dari aspek rasa—baik rasa di hati, di lidah melalui kuliner, maupun kesan mendalam selama berada di Kota Bandung," ujar Farhan.

Selain ruang promosi di area kedatangan, Pemkot Bandung sedang menjajaki penyewaan gerai khusus di terminal keberangkatan sebagai pusat oleh-oleh dan produk khas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Sejumlah langkah taktis pendukung yang kini tengah disiapkan Pemkot Bandung meliputi:

Pembenahan Aksesibilitas Kunci: Perbaikan jalan dan Penerangan Jalan Umum (PJU) di radius terdekat bandara, yang akan dilanjutkan hingga mengubungkan akses ke gerbang Tol Pasteur.

Bandara Husein Sastranegara Bandung


Proyeksi Pertumbuhan Penumpang: Mengantisipasi kenaikan load factor maskapai yang saat ini berada di atas 90 persen, dari rata-rata 1.000 penumpang per hari menuju target bertahap 3.000 hingga 9.000 penumpang harian.

Promosi Pendidikan Tinggi Jangka Menengah: Mendorong promosi kampus-kampus unggulan Bandung ke daerah-daerah luar pulau yang memiliki konektivitas penerbangan langsung menjelang semester pertama 2027.

Farhan optimistis kemudahan transportasi udara ini tidak hanya memanjakan wisatawan dan pelaku bisnis, tetapi juga memperkuat daya pikat Kota Bandung sebagai kota tujuan pendidikan utama di Indonesia. (kyy/red).

×
Berita Terbaru Update