![]() |
| Menteri Naker Yassierli |
Program ini ditujukan untuk
memperluas kesempatan lulusan perguruan tinggi dan pendidikan profesi
mendapatkan pengalaman kerja sekaligus mengasah kompetensi yang sesuai dengan
kebutuhan industri.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli
mengatakan, keberadaan perusahaan dan kementerian/lembaga sebagai mitra
penyelenggara menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan antara lulusan
pendidikan dan dunia kerja.
“Kemnaker mengajak perusahaan,
kementerian, atau lembaga untuk turut berpartisipasi dalam Program Pemagangan
Nasional demi memperluas kesempatan bagi lulusan perguruan tinggi dan
pendidikan profesi untuk memperoleh pengalaman kerja dan meningkatkan kompetensi
sesuai kebutuhan dunia kerja,” ujar Yassierli melalui Siaran Pers Biro Humas,
Sabtu (22/8/2026).
Calon mitra wajib memiliki akun
SIAPKerja serta menunjuk satu pegawai yang terdaftar dalam Wajib Lapor
Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP) sebagai admin penyelenggara pemagangan.
Pendaftaran dilakukan secara
mandiri melalui laman MagangHub dengan melengkapi sejumlah dokumen, antara lain
Nomor Induk Berusaha (NIB) atau kode pendaftaran WLKP, data pimpinan
perusahaan, surat penunjukan admin, dan surat pernyataan kesediaan menjadi
mitra penyelenggara.
Selain itu, calon mitra harus
mengusulkan program pemagangan yang mencantumkan posisi, persyaratan program
studi, lokasi, jumlah peserta yang dibutuhkan, uraian pekerjaan, serta
ketentuan hari pemagangan dan hari libur.
Seluruh usulan akan diverifikasi
Kemnaker pada 1–3 September 2026 sebelum mitra penyelenggara ditetapkan dan
diumumkan melalui laman MagangHub.
Setelah mitra ditetapkan,
pendaftaran peserta dibuka pada 3–8 September 2026. Tahap rekrutmen dan pengusulan
peserta berlangsung 9–15 September, dilanjutkan seleksi serta penetapan peserta
pada 16–18 September 2026.
Hasil seleksi peserta pemagangan
akan diumumkan pada 18 September 2026.
Kemnaker berharap keterlibatan
lebih banyak perusahaan dan kementerian/lembaga dapat memperluas akses
pemagangan berkualitas, sekaligus membantu lulusan perguruan tinggi beradaptasi
dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang. (*/red).
