![]() |
| Wakil Bupati Manggarai Timur Tarsisisus Syukur: Pastikan penyaluran logistik bencana tepat sasaran |
Melalui keterangan video pada
Selasa (25/8/2026), Wakil Bupati Manggarai Timur, Tarsisius Syukur, meluruskan
polemik video berdurasi 6 menit 15 detik yang sempat viral di media sosial.
Video tersebut memperlihatkan adu argumen antara Camat Lamba Leda Utara dan
petugas BNPB mengenai mekanisme pembagian bantuan ke 11 desa di wilayahnya.
Poin Kunci Penanganan &
Klarifikasi Pemkab:
Menurut Tasisius bahwa bantuan dari
pusat dihimpun di posko utama di bawah komando Sekretaris Daerah, lalu
disalurkan tim khusus ke posko kecamatan sesuai kebutuhan 12 kecamatan
terdampak.
Semua bantuan yang disalurkan kepada para korban Gempa di 12 kecamatan terdampak dibuatkan berita acaranya. Hal ini merupakan prosedur baku serah terima barang. Sedangkan keberadaan petugas BNPB di Manggarai Timur adalah murni untuk fungsi pengawasan ketepatan sasaran, bukan tindakan intimidasi.
.jpg)
Camat Lamba Leda Utara dan pejabat BNPB berpelukan saling memaafkan atas kesalah pahaman
Wabup Manggarai timur juga mengungkapkan insiden yang terjadi di kecamatan Lamba Leda Utara setelah ditelusuri dilapangan, maka Pemkab memastikan tidak menemukan unsur paksaan maupun penekanan dari pihak BNPB kepada camat terkait penandatanganan berkas.
Lebih lanjut Tarsisius mengatakan,
agar tidak terjadi lagi kesalahan pahaman dilapangan, maka Pemkab akan
mengevaluasi mekanisme distribusi guna memperkuat sinergi antara posko daerah,
pemerintah kecamatan, dan BNPB agar penyaluran makin transparan dan merata.
Pada kesemapatan tersebut, Tarsisius
juga mengimbau publik dan pengguna media sosial agar tidak memicu polemik
berlebihan dari potongan informasi yang belum dipahami secara utuh. Fokus utama
seluruh pemangku kepentingan saat ini adalah memastikan warga terdampak bencana
menerima penanganan logistik secara tepat waktu dan merata. (M.Fadhli/red).
.jpg)