Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemkot Bandung Kerahkan Petugas Semprot Jalan dan Siagakan Puskesmas

Selasa, 08 September 2026 | 08:53 WIB Last Updated 2026-09-08T01:53:26Z
Klik
Damapk abu vulkanik, Pemkot Bandung semprot beberpa jalan di kota Bandung

 
BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Pemerintah Kota Bandung memperkuat mitigasi dampak abu vulkanik Anak Krakatau yang menyebar ke wilayah Bandung. Selain mendorong penggunaan masker, Pemkot Bandung mengerahkan petugas untuk menyemprot sejumlah ruas jalan guna mencegah abu kembali beterbangan dan mengganggu kesehatan warga.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meminta masyarakat tetap tenang namun waspada. Menurutnya, paparan abu vulkanik perlu diantisipasi, terutama karena berisiko memicu gangguan pernapasan.

“Dari kemarin sudah kami keluarkan imbauan kepada masyarakat untuk tidak usah panik. Bagaimanapun juga abu vulkanik merupakan bagian dari kehidupan bangsa Indonesia yang berada di Ring of Fire,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Senin (7/9/2026).

Perlindungan juga diperketat di lingkungan sekolah. Farhan meminta siswa menggunakan masker dan memastikan sisa abu yang menempel di lingkungan sekolah segera dibersihkan agar tidak kembali terhirup ketika beterbangan.

Pemkot Bandung juga berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk mengantisipasi gangguan mobilitas akibat terganggunya penerbangan. Kereta api disiapkan sebagai alternatif bagi penumpang yang perjalanannya terdampak.

Di sisi kesehatan, seluruh puskesmas dan fasilitas kesehatan diminta siaga menghadapi potensi peningkatan kasus ISPA. Farhan menegaskan pelayanan kesehatan tetap berjalan dan fasilitas kesehatan tidak boleh menolak warga yang membutuhkan penanganan.

Untuk mencegah kelangkaan dan lonjakan harga masker, Pemkot Bandung akan mengecek ketersediaan stok di pasaran. Opsi pembagian masker gratis juga masih dikaji dengan mempertimbangkan kondisi pasokan.

Guru dan pelajar di kota Bandung wajib pakai masker


Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung Sony Bachtiar mengatakan penyemprotan diprioritaskan di ruas jalan yang ramai dilalui warga dan wisatawan, di antaranya Jalan Asia Afrika dan Jalan Ir. H. Juanda. Penyemprotan kemudian dilanjutkan ke sejumlah ruas lain seperti Jalan Supratman, Dipatiukur dan R.E. Martadinata.

“Ini untuk debu-debu yang ada di permukaan supaya tidak mengudara kembali. Yang ada di dedaunan, pohon-pohon, termasuk trotoar, akan kami semprot sehingga debunya tidak naik lagi,” kata Sony.

Hingga Senin siang, penerbangan dari Bandung masih belum kembali beroperasi. Pemkot Bandung memastikan perkembangan sebaran abu vulkanik, kondisi kesehatan masyarakat, dan aktivitas penerbangan terus dipantau secara berkala.

×
Berita Terbaru Update