![]() |
| Produk fasien salah satu sektor penymbang PAD Kota Bandung |
Rancangan tersebut disampaikan Wali
Kota Bandung Muhammad Farhan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung, Senin
(14/9/2026), bersamaan dengan penjelasan Raperda Perubahan APBD 2026.
Untuk APBD 2027, target pendapatan
daerah sebesar Rp7,46 triliun meningkat sekitar Rp269,13 miliar atau 3,74
persen dibandingkan APBD 2026.
Sementara rencana belanja mencapai
Rp7,82 triliun, naik sekitar Rp212,15 miliar atau 2,79 persen dibandingkan
belanja APBD 2026 yang berada di kisaran Rp7,61 triliun.
Dengan struktur tersebut, rancangan
APBD 2027 masih membutuhkan dukungan pembiayaan. Pembiayaan neto diproyeksikan
mencapai sekitar Rp362 miliar, turun Rp58,88 miliar dibandingkan APBD 2026 yang
mencapai Rp418,88 miliar.
Farhan mengatakan penyusunan
Raperda APBD 2027 mengacu pada rencana kerja pemerintah daerah serta hasil
kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran
Sementara (PPAS) 2027 antara Pemkot Bandung dan DPRD Kota Bandung pada 31
Agustus 2026.
“Penyampaian dua rancangan peraturan daerah ini merupakan bagian dari tahapan pembahasan anggaran antara Pemerintah Kota Bandung dan DPRD Kota Bandung,” ujar Farhan.

Sektor Wisata : penymbang PAD Kota Bandung
Perubahan APBD 2026
Sementara itu, dalam Raperda
Perubahan APBD 2026, pendapatan daerah diproyeksikan sekitar Rp7,2 triliun,
meningkat Rp11,79 miliar atau 0,16 persen dibandingkan APBD 2026.
Belanja daerah juga naik menjadi
sekitar Rp7,69 triliun, bertambah Rp80,01 miliar atau 1,05 persen.
Farhan menegaskan seluruh perubahan
tersebut selanjutnya akan dibahas bersama DPRD sesuai tahapan dan mekanisme
yang berlaku.
Ia berharap proses pembahasan kedua
Raperda dapat menghasilkan kebijakan fiskal yang mampu memperkuat pembangunan
sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas.
“Semoga seluruh tahapan pembahasan
dapat berjalan dengan baik sehingga kebijakan anggaran yang ditetapkan nantinya
dapat mendukung pelaksanaan pembangunan dan pelayanan masyarakat di Kota
Bandung,” katanya. (ziz/red).
