Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Bandara Husein Kembali Beroperasi, Pasar Baru Dibidik Jadi Magnet Wisata Belanja

Selasa, 22 September 2026 | 19:49 WIB Last Updated 2026-09-22T12:49:26Z
Klik
Wali kota Bandung M.Farhan : Bandara Husein dan Pasar Baru saling keterkaitan dalam mendongkrak roda perekonomian warga Bandung


BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Kembali beroperasinya Bandara Internasional Husein Sastranegara menjadi angin segar bagi sektor perdagangan dan pariwisata Kota Bandung. Momentum tersebut kini didorong Pemerintah Kota Bandung untuk memperkuat kawasan Pasar Baru Trade Center sebagai salah satu destinasi belanja bagi wisatawan yang datang melalui jalur udara.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, Bandara Husein dan Pasar Baru memiliki keterkaitan erat dalam menggerakkan roda ekonomi kota. Karena itu, kembali aktifnya penerbangan dari bandara tersebut harus diikuti kesiapan pedagang, pengelola kawasan, infrastruktur, serta akses transportasi.

Hal itu disampaikan Farhan saat menghadiri Silaturahmi Akbar dan Syukuran Pedagang Pasar Baru Trade Center Kota Bandung bersama Bandara Internasional Husein Sastranegara, Senin (21/9/2026).

“Dari dulu kita meyakini bahwa Bandara Husein dengan Pasar Baru itu memiliki hubungan darah. Artinya apa? Kalau sampai Bandara Husein distop, maka Pasar Baru kehabisan darah,” ujar Farhan.

Menurut Farhan, peluang meningkatnya arus wisatawan harus diimbangi dengan kesiapan Pasar Baru dalam memberikan pengalaman berbelanja. Pedagang dituntut memastikan ketersediaan barang dan kualitas layanan agar wisatawan memiliki alasan untuk datang dan kembali berkunjung.

“Tanpa kesiapan para pedagang tentu nanti akan percuma juga kalau nanti para turis datang ke sini ngelihat kok sepi, barangnya enggak ada, enggak ada yang bagus. Jadi kitanya mesti siap untuk menangkap para calon konsumen kita,” katanya.

Dorong Shuttle Bandara-Pasar Baru

Untuk memperkuat konektivitas, Pemkot Bandung membuka peluang menghadirkan layanan shuttle yang menghubungkan Bandara Husein dengan Pasar Baru secara pulang-pergi.

Farhan menyebut gagasan tersebut dapat dibahas bersama Koperasi Angkutan Masyarakat (Kopamas), pengelola, maupun pedagang Pasar Baru. Akses transportasi langsung dinilai dapat memudahkan wisatawan dari bandara menuju pusat perdagangan.

“Kalau usulan ada shuttle dari Pasar Baru ke Bandara bolak-balik, saya rasa akan menarik juga kalau kita tawarkan kepada Kopamas,” ujarnya.

Selain konektivitas, Pemkot Bandung juga menggagas pengembangan kawasan kuliner malam yang membentang dari Jalan Otista, Pasar Baru hingga kawasan Pecinan Lama.

Rencana tersebut mencakup pembenahan infrastruktur seperti jalan, penerangan jalan umum (PJU), dan marka jalan. Penataan kawasan juga akan diselaraskan dengan pengembangan Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Bandung.

“Ini merupakan bagian dari upaya kita melakukan pembangunan fisik yang sesuai dengan program yang selaras dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kota,” kata Farhan.

Farhan : Pemkot Bandung-pengelolaa Pasar Baru berkolaborasi atas beroperasionalnya Bandara Husein

   

Pedagang Soroti Infrastruktur

Ketua Himpunan Pedagang Pasar Baru Bandung, Iwan Suhermawan, menyambut positif kembali beroperasinya Bandara Husein. Namun, ia mengingatkan agar peningkatan kunjungan wisatawan dibarengi pembenahan infrastruktur di sekitar Pasar Baru.

“Kami minta kepada Bapak agar infrastruktur di seputaran Pasar Baru yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Bandung sudah diperbaiki,” kata Iwan.

Ia juga mengusulkan adanya layanan penjemputan wisatawan dari Bandara Husein menuju Pasar Baru dengan memanfaatkan angkutan umum. Menurutnya, konektivitas tersebut dapat menjadi salah satu cara mempermudah wisatawan sekaligus meningkatkan kunjungan ke pusat perdagangan tersebut.

“Kami nanti akan minta arahan ke Pak Wali agar supaya lewat Dinas Pariwisata bagaimana caranya ada penjemputan tamu dari Bandara Husein yang bisa langsung ke Pasar Baru menggunakan angkot,” ujarnya.

Kembali beroperasinya Bandara Husein kini menghadirkan peluang baru bagi Pasar Baru. Namun, peluang tersebut membutuhkan kesiapan dari berbagai pihak, mulai dari pedagang, pengelola kawasan, pemerintah, hingga sektor transportasi.

Jika konektivitas dan infrastruktur dapat berjalan beriringan dengan kesiapan pelaku usaha, arus wisatawan dari bandara berpotensi tidak sekadar menjadi lalu lintas penumpang, tetapi turut menghidupkan kembali aktivitas perdagangan dan ekonomi lokal di kawasan Pasar Baru. (*/sein). 

×
Berita Terbaru Update