![]() |
| Loa Natural Lactic, hasil seduhan V60 dalam server dan cangkir keramik abu-abu |
Highlight utama kunjungan kali ini
tertuju pada varietas lokal kebanggaan Jawa Barat yang diseduh menggunakan
metode V60: Loa Natural Lactic.
Biji Pilihan Barista dari Lereng
Majalaya
Diolah dari biji kopi varietas
Typica yang ditanam pada ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut (mdpl)
di kawasan Majalaya, Jawa Barat, varian ini menjadi menu manual brew andalan
sang barista.
Dengan metode fermentasi natural
lactic, kopi ini diekstraksi secara presisi menggunakan rasio 1:15—yakni 15
gram bubuk kopi diseduh dengan 225 ml air bersuhu 92 derajat Celsius. Disajikan
dalam wadah server dan cangkir keramik abu-abu yang elegan, segelas kopi
pilihan ini dibanderol dengan harga bersahabat, Rp28.000.
Profil Rasa: Harmoni Plum, Acidity
Seimbang, dan Manis Strawberry
Sesuai janji pada deskripsi
kemasannya (notes), seduhan Loa Natural Lactic memberikan kejutan cita rasa
buah-buahan yang kaya dan kompleks sejak tegukan pertama:
Dominasi Cita Rasa: Karakter buah plum hadir dengan rasa manis-asam yang pekat dan elegan.

Juice sehat nanas, sawi, dan madu bersanding dengan server dan cangkir keramik
Tingkat Acidity & Body:
Memiliki acidity tingkat sedang yang segar namun tetap lembut di tenggorokan,
dipadukan dengan body medium yang meninggalkan kesan (aftertaste) mengesan di lidah.
Sensasi Penutup: Di penghujung
tegukan, muncul jejak rasa manis tipis nan halus menyerupai buah strawberry.
Sebagai penyempurna sesi ngopi di
ketinggian, sajian kopi ini makin padu saat disandingkan dengan racikan jus
sehat berbahan nanas, sawi, dan madu—menghadirkan kombinasi kesegaran alami
yang utuh di tengah sejuknya alam Kuningan. (akw)
