Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Zulkifly Chaniago Serap Aspirasi Warga Cisurat Wado : Layanan Dasar dan Infrastruktur di Luar Masa Reses

Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:36 WIB Last Updated 2026-10-29T12:36:05Z
Klik
Usai Dialog, Anggota DPRD Jabar H.Zulkifly Chaniago bersama Warga Cisurat Kec.Wado Kab Sumedang



SUMEDANG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Komitmen mengawal efektivitas program pemerintah daerah terus ditunjukkan oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Zulkifly Chaniago, BE. Politisi senior dari Fraksi Partai Demokrat tersebut menggelar kegiatan Dialog Wakil Rakyat bersama warga Desa Cisurat, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jumat (16/10/2026).

Kegiatan yang dihadiri antusias oleh tokoh masyarakat dan warga setempat ini menjadi wadah interaktif untuk membedah langsung efektivitas kebijakan pembangunan provinsi di tingkat tapak.

Serap Keluhan Pelayanan Dasar hingga Pembangunan Daerah

Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Jawa Barat XI (Sumedang, Majalengka, Subang), Zulkifly memanfaatkan ruang dialog ini untuk memetakan persoalan riil yang dihadapi masyarakat, khususnya terkait layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, hingga kelayakan infrastruktur jalan.

Ia menegaskan bahwa pengawasan langsung ke desa-desa penting dilakukan guna memastikan anggaran dan program kerja Pemprov Jawa Barat tepat sasaran.

Zulkifly Chaniago saat berdialog dengan Warga Cisurat-Wado Kab Sumedang


"Alhamdulillah bisa berdialog langsung dengan warga Cisurat. Hasil dialog ini kami tampung dan teruskan sebagai rekomendasi resmi kepada Pemprov melalui OPD terkait agar kebijakan yang diambil benar-benar efektif," ujar Zulkifly.

Perkuat Fungsi Pengawasan di Luar Masa Reses

Dalam kesempatan tersebut, Zulkifly menekankan pentingnya komunikasi dua arah yang konsisten antara legislatif dan konstituen. Menurutnya, penyerapan aspirasi tidak boleh terbatas hanya pada agenda reses formal semata.

Pendekatan proaktif turun ke lapangan secara rutin diyakini mampu memperkuat fungsi pengawasan DPRD, sekaligus memastikan suara masyarakat pedesaan tetap menjadi prioritas utama dalam evaluasi kebijakan pemerintah daerah ke depan. (syaf/sein).

×
Berita Terbaru Update