Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

DPRD Jabar Kawal Tuntas Jalan Parung Panjang-Bunar Sepanjang 28,04 Kilometer

Selasa, 15 September 2026 | 23:26 WIB Last Updated 2026-09-15T16:26:54Z
Klik
Anggota Komisi IV DPRD Jabar H.Zulkifly Chaniago, BE dari Fraksi Demokrat



BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA, --- DPRD Jawa Barat mendukung langkah Pemprov Jabar mempercepat peningkatan infrastruktur jalan provinsi, termasuk ruas Parung Panjang-Bunar, Kabupaten Bogor, yang selama ini menjadi perhatian karena kerusakan dan tingginya aktivitas kendaraan angkutan tambang.

Anggota Komisi IV DPRD Jabar dari Fraksi Demokrat, H. Zulkifly Chaniago, BE, mengatakan peningkatan jalan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur yang aman, nyaman, sekaligus menunjang kelancaran mobilitas masyarakat.

“Komisi IV maupun anggota DPRD dari Dapil Kabupaten Bogor cukup sering menerima keluhan masyarakat terkait kondisi jalan Parung Panjang-Bunar. Ruas ini juga kerap terjadi kecelakaan hingga menimbulkan korban jiwa,” ujar Zulkifly saat dihubungi, Selasa (15/9/2026).

Ia menjelaskan, ruas Parung Panjang-Bunar memiliki panjang sekitar 28,04 kilometer. Sejak 2024 hingga 2026, pemerintah telah meningkatkan jalan sepanjang 15,1 kilometer dengan anggaran lebih dari Rp142 miliar. Sementara sisa ruas jalan akan kembali dianggarkan melalui APBD Jabar 2027.

Secara keseluruhan, DPRD bersama Pemprov Jabar pada 2026 mengalokasikan sekitar Rp4,8 triliun untuk sektor infrastruktur, meliputi pembangunan dan perbaikan jalan, drainase, serta irigasi.

Menurut Zulkifly, persoalan ruas Parung Panjang-Bunar tidak hanya berkaitan dengan kondisi jalan, tetapi juga aktivitas truk tambang yang membawa muatan berlebih atau over dimension over load (ODOL). Beban kendaraan tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang mempercepat kerusakan jalan sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan.

Untuk menjaga jalan yang telah diperbaiki, Pemprov Jabar melalui Dinas Perhubungan memasang portal pembatas setinggi empat meter di tiga titik strategis sepanjang jalur tersebut, yakni sekitar kilometer 55, 64, dan 79 Jalan Jakarta. Petugas juga disiagakan selama 24 jam untuk mengawasi perlintasan kendaraan.

Zulkifly berharap peningkatan jalan provinsi tidak berhenti pada pembangunan fisik, tetapi diikuti pengawasan dan pemeliharaan secara berkelanjutan.

“Kita berharap seluruh jalan provinsi yang telah ditingkatkan dapat mendukung kelancaran angkutan orang dan barang, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Karena itu, mari kita jaga bersama infrastruktur yang sudah dibangun,” pungkasnya. (syaf/sein).

×
Berita Terbaru Update