![]() |
| Kadispora Kota Bandung Sigit Iskandar melepas Kontingen PORProv kota Bandung |
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga
(Dispora) Kota Bandung, Sigit Iskandar, mengatakan persaingan Porprov tahun ini
diperkirakan semakin ketat, terutama dari daerah yang menjadi tuan rumah. Kota
Bkasi, Kota Bogor dan Kota Depok menjadi sejumlah pesaing yang diperhitungkan.
“Kalau target, kita ingin juara
umum. Tapi kita realistis saja, mudah-mudahan tidak keluar dari dua besar,”
ujar Sigit, Selasa (8/9/2026).
Untuk mengejar target tersebut,
kesiapan atlet menjadi perhatian utama. Selain kemampuan teknis, kondisi fisik,
mental dan pemenuhan gizi terus dipantau agar atlet berada dalam kondisi
terbaik saat pertandingan.
Ketua Umum KONI Kota Bandung,
Nuryadi, mengatakan proses seleksi dan pemetaan atlet telah dilakukan sejak
Maret melalui tes fisik di berbagai cabang olahraga. Dari jumlah awal yang
mencapai lebih dari 2.000 hingga hampir 3.000 atlet, kini tersisa sekitar 1.858
atlet yang dipersiapkan untuk berlaga.
Program latihan intensif juga terus
berjalan di masing-masing cabang olahraga. KONI telah menyalurkan Bantuan
Operasional Pembinaan (BOP) untuk mendukung kebutuhan latihan dan pembinaan
atlet di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Tak hanya mengejar medali, KONI
Bandung juga menaruh perhatian pada masa depan atlet. Perlindungan melalui
asuransi cedera serta akses pendidikan dan beasiswa menjadi bagian dari pola
pembinaan yang disiapkan.
“Kami mengedepankan pendidikan.
Jangan sampai atlet pendidikannya terbengkalai. Atlet itu harus pintar, harus
terpelajar,” kata Nuryadi.
![]() |
| Pembacaan janji atlet kontengen Porprov Kota Bandung |
Menghadapi Porprov yang dijadwalkan
berlangsung November 2026, KONI Bandung memilih memperkuat kekuatan internal
sembari memetakan potensi pesaing. Nuryadi mengakui status tuan rumah dapat
memberikan keuntungan bagi daerah lain, namun hal itu tidak boleh mengganggu
fokus kontingen Bandung.
“Kami harus berpikir ke internal,
namun memantau kemampuan eksternal,” ujarnya.
Dengan 1.858 atlet yang kini
memasuki tahap persiapan akhir, Kota Bandung berharap tradisi prestasi olahraga
tetap terjaga. Targetnya jelas: minimal dua besar, dengan ambisi juara umum.
(ziz/red).

