![]() |
| Tuga Dekade Manajemen Bless : Perkuat Identitas sebagai Brand Skincare Berbasis Dermatologi |
Bless didirikan oleh dr. Utama
Widjaja, Sp.KK, dan hingga kini tetap berada di bawah kepemilikan serta
pengawasan putranya, dr. Budi Harjandi Widjaja, Sp.DVE, FINSDV, FAADV.
Menurut Budi, perkembangan
kebutuhan konsumen membuat Bless terus memperluas pendekatan perawatan, dari
yang sebelumnya kuat dengan solusi kulit berjerawat hingga kebutuhan kulit yang
semakin beragam.
“Selama lebih dari tiga dekade,
kami melihat bagaimana kebutuhan konsumen terhadap perawatan kulit terus
berkembang. Karena itu, Bless ingin menghadirkan pengalaman skincare yang lebih
premium dengan tetap mempertahankan expertise dermatologi sebagai fondasi
utama,” ujar Budi, Senin (14/9/2026).
Dari Acne Care ke Perawatan Kulit
Menyeluruh
Salah satu jejak kuat Bless adalah
Bless Acne Series, yang selama bertahun-tahun menjadi bagian dari rutinitas
perawatan konsumen sekaligus salah satu rangkaian produk andalannya.
Rangkaian tersebut mencakup Bless Acne Gentle Facial Wash, Bless Acne Cleansing Tonic, dan Bless Acne Face Powder, yang diperkaya Encapsulated Salicylic Acid untuk membantu merawat kulit yang rentan berjerawat.
Namun, Bless kini tidak lagi hanya
berbicara soal acne care. Perusahaan memperluas portofolio untuk menjawab
kebutuhan kulit sensitif, aging skin, hingga perawatan rambut dan tubuh.
Perluasan tersebut sekaligus
menegaskan arah Bless untuk menempatkan skin health sebagai dasar pengembangan
produk, bukan sekadar mengejar tren kecantikan.
Perkuat Fondasi Dermatologi
Langkah penguatan expertise
dermatologi juga ditandai dengan hadirnya Bdermatology Clinic pada 2024. Klinik
yang berada di bawah kepemilikan yang sama dengan Bless tersebut berfokus pada
layanan estetika, anti-aging, dan dermatologi.
Budi mengatakan kehadiran klinik
menjadi bagian dari upaya membawa pengalaman Bless sejak 1992 ke dalam layanan
perawatan yang lebih personal dan terintegrasi.
“Menjadi premium bukan hanya
tentang bagaimana sebuah produk terlihat atau dirasakan, tetapi juga tentang
kualitas perawatan dan kepercayaan kepada konsumen yang optimal dan efektif,”
katanya.
.jpg)
.jpeg)