Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Garap KEK Skills Ecosystem, Kemnaker Siapkan Pelatihan Vokasi Terintegrasi 4 Bulan Langsung Masuk Industri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:13 WIB Last Updated 2026-10-22T06:13:14Z
Klik
Menaker Yassierli siapkan pelatihan vokasi terintegritas untuk kebutuhan SDM KEK



JAKARTA, FAKTABANDUNGRAYA,--- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan terobosan baru untuk memastikan ketersediaan tenaga kerja terampil di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Lewat model pelatihan vokasi terintegrasi selama empat bulan, Kemnaker menghubungkan langsung proses pembinaan kompetensi dengan kebutuhan riil industri di KEK.

Skema strategis tersebut dipaparkan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KEK Triwulan III Tahun 2026 di Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Yassierli menegaskan bahwa pengembangan SDM di KEK harus bertumpu pada keselarasan kompetensi (link and match), bukan sekadar mengejar angka partisipasi pelatihan.

“KEK ini akan menjadi satu ekosistem yang tidak hanya di industri, tetapi juga ada institusi pendidikan, pelatihan vokasi, program magang, hingga startup dan UMKM,” ujar Yassierli.

Format 4 Bulan dan 6 Tahapan Integrasi

Model pelatihan ini dirancang secara berimbang selama empat bulan, yaitu 2 bulan pembekalan teori & praktik dasar di BPVP serta 2 bulan pengalaman kerja terstruktur di KEK.

Melalui konsep KEK Skills Ecosystem, Kemnaker mengaitkan 6 tahapan integrasi:

Pemetaan Kebutuhan: Pemetaan riil posisi, jumlah, dan jadwal rekrutmen perusahaan.

Menaker Yassierli pada Rakernas KEK Triwulan III/2026



Perancangan Modul: Penyusunan standar berbasis unit kompetensi, SOP, dan K3.

Pelatihan Vokasi: Pengajaran oleh instruktur gabungan dari balai dan praktisi industri.

Praktik Industri: Magang terstruktur dengan pendampingan mentor profesional.

Asesmen & Sertifikasi: Uji kompetensi resmi berstandar nasional/internasional.

Penempatan & Evaluasi: Pembentukan talent pool hingga pelacakan karier alumni (tracer study).

Diukur Lewat Kinerja Penyerapan Kerja

Guna memastikan efektivitasnya, Kemnaker menetapkan tiga Indikator Kinerja Utama (IKU): persentase kelulusan yang bekerja dalam 3 bulan, tingkat retensi pekerja setelah 6 bulan, serta tingkat kepuasan industri pemakai.

Langkah ini diharapkan mampu menjadikan KEK sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional yang berdaya saing tinggi sekaligus menyerap ribuan tenaga kerja lokal secara berkelanjutan. (*/red).

×
Berita Terbaru Update