Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Jaga Hulu DAS Citarum, BPDAS Citarum Ciliwung Evaluasi Bangunan Konservasi di Ciloto

Rabu, 07 Oktober 2026 | 09:08 WIB Last Updated 2026-10-07T02:08:45Z
Klik
BPDAS Citarum-Ciliwung menitoring pembibitan tanaman keras di Kab.Cianjur


 
CIANJUR, FAKTABANDUNGRAYA,-- — Upaya menjaga kawasan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum terus diperkuat. Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Citarum Ciliwung bersama Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah IV Cianjur mengevaluasi bangunan konservasi tanah dan air di Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur.

Monitoring dan Evaluasi (Monev) serta penilaian Immediate Outcome dilaksanakan di wilayah Kelompok Tani Hutan (KTH) Remaja Tani, Kamis (20/8), dengan meninjau sejumlah bangunan konservasi, seperti dam penahan dan gully plug.

Kepala BPDAS Citarum Ciliwung Heru Permana mengatakan, evaluasi dilakukan untuk memastikan bangunan konservasi memberikan manfaat nyata dalam mengendalikan erosi dan aliran permukaan, terutama di kawasan hulu.

“Bangunan konservasi memiliki peran penting dalam mengendalikan erosi dan aliran permukaan serta mengurangi sedimentasi,” ujarnya.

Bangunan tersebut berfungsi memperlambat aliran air sehingga material tanah tidak langsung terbawa menuju wilayah hilir. Upaya ini sekaligus mendukung pemulihan dan pemeliharaan fungsi hidrologis DAS Citarum.

BPDAS Citarum Monitoring bangunan konservasi tanah dan air di Kec, Cipanas  Kab. Cianjur


Namun, keberadaan infrastruktur konservasi tidak cukup tanpa perawatan berkelanjutan. Karena itu, BPDAS Citarum Ciliwung dan CDK IV Cianjur melibatkan KTH Remaja Tani dalam pemeliharaan serta pengawasan bangunan.Keterlibatan masyarakat menjadi penting untuk memastikan infrastruktur tetap berfungsi sekaligus menjaga kawasan hulu dari tekanan lingkungan.

Hasil monitoring dan penilaian tersebut selanjutnya menjadi bahan evaluasi pemerintah dalam menentukan efektivitas pembangunan KTA serta memperkuat strategi konservasi tanah dan air dari hulu hingga hilir.

Dengan kolaborasi pemerintah dan masyarakat, konservasi diharapkan tidak sekadar membangun infrastruktur, tetapi mampu menjaga tanah, air, dan keberlanjutan DAS Citarum dalam jangka panjang. (*/red). 

×
Berita Terbaru Update