Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kejar Musim Hujan, Pemkot Bandung Kebut Pekerjaan Drainase dan Trotoar 15,4 Kilometer

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:59 WIB Last Updated 2026-10-01T16:59:55Z
Klik
Pemkot Bandung kebut pekerjaan Drainase dan Trotoar 



BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Pemerintah Kota Bandung mempercepat pengerjaan drainase dan trotoar di sejumlah titik untuk mengantisipasi meningkatnya intensitas hujan. Hingga 30 September 2026, sebanyak 79 paket pekerjaan dengan total penanganan sekitar 15,4 kilometer telah berjalan.

Dari jumlah tersebut, rehabilitasi drainase mencapai 50 paket sepanjang 7,2 kilometer dari target tahunan 14 kilometer. Sementara pembangunan drainase sebanyak sembilan paket sepanjang 3,9 kilometer telah memenuhi target tahunan.

Di sektor trotoar, rehabilitasi sepanjang 1,9 kilometer dan pembangunan sepanjang 2,4 kilometer juga telah mencapai target tahun ini.

Kepala Bidang Drainase dan Trotoar Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Bandung Kiki Rosani Rifqi mengatakan, sejumlah proyek besar masih dikebut, termasuk pekerjaan di kawasan Samsat Soekarno Hatta dan Cisaranten.

“Dua paket lelang drainase yang penting dan nilainya miliaran sudah hampir selesai,” ujar Kiki, Rabu (30/9/2026).

Progres pekerjaan di Samsat Soekarno Hatta saat ini sekitar 30 persen, sedangkan proyek di Cisaranten mencapai 60 persen. Adapun pekerjaan crossing drainase di Jalan Turangga sudah mencapai 93 persen dan ditargetkan rampung 9 Oktober 2026.

Menurut Kiki, pekerjaan crossing memiliki tantangan karena bersinggungan langsung dengan lalu lintas. Pengerjaan harus dilakukan dalam waktu terbatas agar tidak mengganggu mobilitas kendaraan.

Pekerjaan Drainase di Kota Bandung



“Kalau crossing yang sifatnya menyeberang jalan, tentunya lalu lintas tidak bisa terganggu. Jadi harus satu malam beres,” katanya.

Pemkot Bandung menargetkan pekerjaan drainase yang tersisa dapat dituntaskan bertahap sepanjang Oktober, terutama sebelum hujan lebat berlangsung. Namun, cuaca menjadi salah satu kendala yang dapat mengganggu jadwal pekerjaan, termasuk pengecoran.

“Targetnya sebelum musim hujan. Oktober awal, Oktober akhir minimal, menjelang hujan lebat sudah selesai semuanya,” ujar Kiki.

Pemkot Bandung berharap percepatan tersebut dapat memperkuat fungsi drainase sekaligus mengurangi potensi genangan ketika hujan dengan intensitas tinggi mulai melanda Kota Bandung. (kyy/red). 

×
Berita Terbaru Update