Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Lima Tahun Menanti, Petani Alpukat Cianjur Akhirnya Panen Bersama BAZNAS Jabar

Selasa, 06 Oktober 2026 | 18:50 WIB Last Updated 2026-10-06T11:50:03Z
Klik
Petani alpukat Cianjur dibawah pendampingan Baznas Jabar melakukan panen raya alpukat

 
CIANJUR, FAKTABANDUNGRAYA,--- Setelah lima tahun menanam dan merawat pohon alpukat, para petani binaan BAZNAS Jawa Barat di Blok Batulawang, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, akhirnya menikmati panen perdana.

Panen raya yang berlangsung Rabu (30/9/2026) itu menjadi lebih bermakna karena dukungan BAZNAS Jabar membantu petani mengatasi persoalan biaya operasional kebun, terutama kebutuhan pupuk dan upah buruh tani.

Dalam enam bulan terakhir, BAZNAS Jabar memberikan pendampingan dan bantuan produktif agar perawatan tanaman tetap berjalan hingga masa panen.

Pimpinan BAZNAS Jabar Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Zaki Hilmi mengatakan, panen tersebut menjadi bukti bahwa pemberdayaan yang dilakukan bersama petani mulai membuahkan hasil.

“Panen raya ini menjadi salah satu bentuk hasil dari proses pembinaan dan pemberdayaan yang dilakukan BAZNAS bersama para petani,” ujar Zaki.

Dari potensi lahan sekitar 40 hektare, saat ini baru 15 hektare yang ditanami alpukat. Zaki mendorong pemanfaatan lahan yang belum tergarap untuk tanaman tumpang sari berumur pendek agar petani tetap memiliki pemasukan sambil menunggu alpukat memasuki masa panen.

Petani alpukat Cianjur dibawah pendampingan Baznas Jabar melakukan panen raya alpukat

 

Kepala LAB BAZNAS Jabar Agus Zaelani menuturkan, bantuan yang diberikan bukan sekadar meringankan biaya produksi, tetapi juga menjaga keberlanjutan kebun hingga petani dapat menikmati hasil kerja mereka.

Tantangan berikutnya adalah menjaga produktivitas pascapanen melalui pemangkasan dan pengendalian hama, sekaligus memperluas pasar agar alpukat Batulawang memiliki nilai jual yang kompetitif.

BAZNAS Jabar menargetkan program pemberdayaan tersebut tidak berhenti pada panen perdana. Para petani diharapkan mampu tumbuh menjadi pelaku ekonomi mandiri, sehingga kelak tidak lagi menjadi penerima zakat, tetapi mampu menjadi muzaki yang menunaikan zakat. (*/red).

×
Berita Terbaru Update