Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Takut Gowes Sendirian? Pedal Puff Girls Bikin Perempuan Bandung Berani Bersepeda Bersama

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:07 WIB Last Updated 2026-10-03T14:07:30Z
Klik
Komunitas Pedal Puff Girls (PPG) menjadi ruang aman bagi perempuan bersepeda di Kota Bandung 



BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Bagi sebagian perempuan, bersepeda keliling Kota Bandung bukan sekadar soal olahraga. Ada rasa sungkan, khawatir tersesat, hingga takut menghadapi kendala teknis ketika harus gowes sendirian. Dari keresahan itulah Pedal Puff Girls (PPG) tumbuh menjadi ruang aman bagi perempuan untuk bersepeda bersama.

Founder Pedal Puff Girls, Hana Shella (29), menuturkan komunitas ini berawal dari kebiasaan dirinya bersama tiga teman berkeliling Bandung pada 2024. Aktivitas tersebut kemudian berkembang menjadi komunitas yang lebih aktif sejak 2025.

“Awalnya itu bukan komunitas. Kita cuma gowes teman-teman, cuma berempat keliling-keliling kota,” ujar Hana di Jalan Cendana, Sabtu (3/10/2026).

PPG kemudian rutin menggelar gowes bersama setelah semakin banyak perempuan menghubungi mereka melalui media sosial. Dari sekitar 200 pengikut awal, kini grup WhatsApp komunitas telah menampung lebih dari 200 dan mendekati 300 anggota.

Komunitas Pedal Puff Girls (PPG) menjadi ruang aman bagi perempuan bersepeda di Kota Bandung


“Teman-teman perempuan di Bandung mulai DM kita, ‘Kak, mau dong gowes bareng.’ Jadi kita adakan gowes bareng tiap minggu,” katanya.

Menariknya, komunitas ini tidak menetapkan batas usia maupun jenis sepeda. Pelajar hingga ibu rumah tangga dapat bergabung selama menggunakan sepeda, bukan sepeda motor.

Setiap kegiatan biasanya dimulai sekitar pukul 07.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 09.00 WIB. Setelah gowes, para anggota kerap melanjutkan aktivitas dengan nongkrong dan berbincang.

Namun, bagi Hana, hal terpenting bukan seberapa jauh atau cepat mereka bersepeda. PPG ingin memastikan tidak ada anggota yang merasa sendirian di jalan.

“Yang nge-DM kita itu alasannya, ‘Ingin join dong, Kak, karena aku malu atau takut gowes sendiri.’ Jadi ya sudah, yuk kita bareng-bareng gowes tiap minggunya,” tuturnya.

Pendampingan juga diberikan kepada pesepeda baru yang mengalami kendala seperti rantai lepas atau ban bocor. Anggota lain akan menunggu dan membantu hingga masalah terselesaikan.

Komunitas Pedal Puff Girls (PPG) menjadi ruang aman bagi perempuan bersepeda di Kota Bandung


“Teman-teman senang ditungguin, enggak ditinggalin. Jadi penting bareng-bareng. Kerasa kebersamaannya,” ujar Hana.

Kini, Pedal Puff Girls bukan hanya menjadi komunitas gowes, tetapi juga ruang untuk membangun pertemanan dan rasa percaya diri perempuan di jalanan Kota Bandung.

Perempuan yang ingin bergabung dapat mengikuti kegiatan gowes terbuka yang diumumkan melalui Instagram @pedalpuffgirls. Setelah mengikuti kegiatan bersama, peserta dapat masuk ke grup komunitas.

Bagi Hana, sepeda menjadi pintu masuk untuk sesuatu yang lebih luas: bertemu orang baru, menikmati Bandung, dan memastikan setiap perempuan pulang dengan cerita yang menyenangkan. (*/red).

×
Berita Terbaru Update