Oded : Bandung Terapkan Pilar Inovasi Kolaborasi dan Desentralisasi

Oded M Daniel, Wakil Walikota Bandung (foto :ist)
 MALUKU, FAKTABANDUNGRAYA.COM – Rangkaian Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2017, Wakil Walikota Bandung Oded M Danial bersama Wali Kota Surabaya Tri Risma Harini, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Bupati Bojonegoro Suyoto menjadi narasumber dalam seminar Inovasi Pelayanan Publik yang diselenggarakan Panpel HPN 2017 di kota Ambon- Maluku, Rabu (08/02).

Seminar yang diselenggarakan Panitia Hari Pers Nasional Tahun 2017 tersebut dibuka Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia (PANRB) Asman Abnur, dihadiri ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) diantaranya terdiri dari Gubernur Maluku, para Bupati/Wali Kota se-Maluku, Pimpinan OPD, para tokoh agama, dan para Dosen Perguruan Tinggi se-Maluku.

Dalam paparannya Wakil Walikota Oded menggambarkan bagaimana melalui kepemimpinannya bersama Wali Kota Bandung berhasil membawa pelayanan publik bagi warga Kota Bandung jauh lebih baik, "Sejak awal kita bersama menerapkan pilar Inovasi Kolaborasi dan Desentralisasi yang salah satunya berhasil program PIPPK, yang lainnya salah satu yang mendapatkan penghargaan dari MenPANRB diantaranya OMABA,"ujar Oded salam siaran pers yang diterima redaksi faktabandungaraya.com.

Dikatakan, OMABA dan Cooking Center merupakan strategi pendistribusian pemberian PMT-pemulihan bagi balita penderita gizi buruk agar sampai sasaran dan memastikan makanan dikonsumsi oleh balita, yang merupakan bagian program Cooking Center Komite Kesehatan Kelurahan Cisaranten Kidul Kecamatan Gedebage

Menurut Oded, keberhasilan memerangi gizi buruk pada balita sangat signifikan sejak OMABA terbentuk, "Dampak dari OMABA meningkatnya aspek partisipasi masyarakat dibidang gizi dari 74,3 persen di tahun 2013 menjadi 75,46 persen tahun 2016, juga menurunnya gizi buruk di tahun 2013 sebanyak 29 orang menjadi 4 orang di tahun 2015,"

Kota Bandung tahun 2016 lalu berhasil meraih penghargaan dari dua Inovasi masuk top 35 Pelayanan Publik Nasional 2016 kategori tingkat kabupaten dan kota seluruh Indonesia, yakni "From Zero to Hero" yaitu membangun generasi cinta sehat di sekolah yang siap membangun negeri, dan Ojek Makanan Balita (OMABA) yaitu inovasi layanan penanganan gizi buruk melalui omaba dan cooking center di UPT Puskesmas Riung Bandung.

Terkait kegiatan rangkaian Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2017 menyelenggarakan seminar Inovasi Pelayanan Publik, Oded berharap dengan adanya kegitan tersebut dapat meningkatkan kualitas dan memeberikan pelayanan publik terbaik bagi masyarakat terutama di daerah-daerah Indonesia timur,

"Dengan adanya sharing untuk meningkatan pelayanan publik belajar dari contoh dari para inovator lainnya dalam memberikan pelayanan publik yang baik bagi masyarakat, bagi daerah-daerah yang mempunyai banyak kendala jangan pernah merasa pesimis karena berbeda dengan situasi di pulau jawa, ini harus bisa mentransformasi agar mereka mempunyai semangat menuju perubahan yang lebih baik," ujar Oded setelah acara berakhir

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PWI, Hendrik Ch. Bangun dalam sambutannya dengan adanya seminar inovasi pelayanan publik tersebut salah satu yang ingin dicapai adalah indeks pembangunan manusia, "Kami sengaja menghadirkan para pakar dan praktisi agar bisa menjadi contoh sharing pembelajaran hal-hal yang mereka lakukan ketika menjabat atau mengelola sesuatu hal, jadi kata kunci inovasi pelayanan publik ini menjadi perhatian,"

Pelayanan publik adalah segala bentuk jasa pelayanan publik yang menjadi tanggung jawab dan dilaksanakan oleh instansi pemerintah, BUMN dan BUMD. (yad/sein/hms).

Kata Bijak faktabandungraya

Jika kau merasa besar periksalah hatimu mungkin ia sedang bengkak. Jika kau merasa suci periksalah jiwamu mungkin putihnya nanah dari luka nurani. Jika kau merasa wangi periksalah ikhlasmu mungkin ada asap dari amal shalih mu yang hangus terbakar riya.
    Google Plus Comment
    Facebook Comment

0 comments :

Post a Comment