Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

PWI dan Disbudpar Bandung Gelar Pasanggiri Busana Perjuangan BLA

Kamis, 16 Maret 2017 | 09:39 WIB Last Updated 2017-03-17T02:40:33Z
Klik
Ketua PWI Pokja Kota Bandung Andhy bersama Plt Kadisbudpar
Kota Bandung Pagat R. Passa, (foto:ist)
BANDUNG,FAKTABANDUNGRAYA.COM- Dalam rangka memperingati peristiwa Bandung Lautan Api tahun 2017, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia Pokja Kota Bandung akan menyelenggarakan “Pasanggiri Busana Perjuangan Bandung Lautan Api” antar-SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Bandung.

Acara tersebut akan diselenggarakan pada hari Sabtu, 18 Maret 2017 mendatang, bertempat di Gedung Serbaguna Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana No. 2 Bandung. Semua peserta dari pegawai SKPD Kota Bandung akan bergaya bak peragawan/peragawati di atas catwalk dengan menggunakan busana-busana khas perjuangan zaman dulu.

Menurut Ketua PWI Pokja Kota Bandung Hardiyansyah yang akrab disapa Andhy mengatakan, 2 hari menjelang pelaksanaan, persiapan terus kita matangkan, mulai dari tempat, waktu, peserta, juri termasuk juga Hadiah berupa Tropy Walikota Bandung, Ketua DPRD Kota Bandung dan dari Bank BJB. Selain tropy, PWI Pokja Kota Bandung selaku panitia penyelenggara telah menyiapkan uang jumlahnya jutaan rupiah bagi peserta yang juara.

Saat ini sudah terdaftar lebih dari 50 peserta, tapi kita masih buka kesempatan pendaftaran bagi SKPD yang akan berpartisifasi sampai hari Sabtu (18/3), Jam 09.00 WIB, kata Andhy saat ditemui disela persiapan kegiatan di Sekretariat PWI Pokja Kota Bandung Jalan Panaitan Bandung, Kamis (16/03).

Lebih lanjut, Andhy mengatakan, penilian terhadap peserta bukan dilihat dari dandanan yang cantic dan tanpan, tapi yang dinilai, bagaimana keberanian peserta berpenampilan zaman perjuangan Bandung Lautan Api dengan mengenakan busana zaman itu.

Kalau ada yang mukanya dicemong-cemong atau bajunya bersimbah darah, boleh-boleh saja, jadi tidak perlu takut karena tidak berpengalaman dalam modelling. Karena akan dadakan coaching clinic untuk peserta. Mereka akan diajari cara-cara dasar berjalan di atas catwalk. Pematerinya dari guru sekolah model, jelas Andhy.

Sementara itu, Plt. Kepala Disbudpar Kota Bandung Pagat R. Passa, dalam acara Bandung Menjawab, mengatakan, selain Pasanggiri Busana Perjuangan Bandung Lautan Api dalam rakaian peringatan peristiwa Bandug Lautan Api yahun 2017, pihaknya juga telah menyiapkan beberapa event.

“Seperti biasa, kita akan ada pawai obor dan upacara taptu tanggal 23-24 Maret. Tanggal 25-nya ada acara di GOR Pajajaran yang diselenggarakan oleh Disbudpar,” jelas Pagat.

Ada juga pertunjukan drama teatrikal Bandung Lautan Api. Pertunjukan itu akan menggambarkan peristiwa sejarah itu dalam kemasan penampilan panggung.

“Kita juga mengundang berbagai komunitas untuk turut menyemarakkan acara. Bagi komunitas yang ingin bergabung, bisa langsung datang ke kantor Disbudpar Kota Bandung,” imbuh Pagat.

Kegiatan ini akan melibatkan massa kurang lebih hingga 500 orang. Jumlah tersebut disesuaikan dengan kapasitas GOR Pajajaran.

“Kapasitasnya terbatas. Kita juga tidak mau harus mengganggu lalu lintas karena itu jalur vital. Apalagi di situ kan ada dua rumah sakit,” pungkasnya. (sein/edy).
×
Berita Terbaru Update