Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Aher : Hardiknas Harus Jadi Momentum Semangat Pembangunan Pendidikan Merata & Berkualitas

Selasa, 02 Mei 2017 | 17:28 WIB Last Updated 2017-05-02T10:29:52Z
Klik
Gubernur Aher foto bersama usai upacara peringatan
Hardiknas 2017 di Hal Gedungsate Bandung ((foto:husein)
BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA.COM, - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menyatakan, peringatan Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Mei, harus dijadikan menjadi momentum untuk membangun semangat pembangunan pendidikan. Jadi bukan hanya diperingati secara seremoni belaka. Untuk itu, Pemprov Jabar akan terus berupanya nyata mempercepat dan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh pelosok Jawa Barat.

“ Pendidikan yang merata dan berkualitas merupakan kunci keberhasilan suatu bangsa “, tegas Aher usai memimpin upacara peringatan Hardiknas 2017 tingkat Jabar, di halaman Gedung Sate Bandung, Selasa (02/05).

Seiring dengan pasca alih kelola kewenangan SMU/ SMK ke Pemerintah Provinsi, maka Pemprov Jabar akan membangun Sekolah Terbuka untuk dua kelompok masyarakat yaitu untuk masyarakat yang sudah lewat masa sekolahnya yaitu yang sudah berumur diatas 20 tahun tapi belum sekolah SMU atau SMP maka kita buka sekolah terbuka untuk mereka.

Sedangkan, kelompok yang kedua, selain akan membangun SMU/ SMK Negeri di setiap Kecamatan, Sekolah Terbuka ini juga akan didirikan bagi kelompok masyarakat yang tinggal di pelosok terpencil yang sulit dibangun SMU Negeri karena sedikit jumlah siswanya.

Lebih lanjut Aher menjelaskan Sekolah Terbuka ini, Gratis karena dibiaya oleh BOS dan BPMU (bantuan pendidikan menengah universal). Untuk kurikulumnya tentu distandarisasi seperti umumnya..

"Ini untuk pemerataan dan kualitas pendidikan sehingga IPM khusus dibidang Pendidikan naik dan berdampak pada peningkatan APK juga, ujarnya.

Aher juga mengatakan, Pemprov Jabar sudah merencanakan untuk membangun sebanyak-banyknya Sekolah Terbuka di seluruh pelosok Jabar dengan anggaran yang sudah disiapkan dari APBD Jabar. Selain itu, bila masyarakat Jabar minimal lulusan SMU tentunya Jabar akan memiliki SDM unggul dan berkualitas melalui pendidikan yang unggul pula.

"Yang jelas kita berharap lulusan sekolah di Jabar betul-betul lulusan berkualitas, bermoral, punya keterampilan dan profesionalisme tinggi, itulah pesan revolusi mental yang akan terus kita kerjakan," ungkap Aher.

Sementara itu, dalam amanat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhajir Effendy yang dibacakan oleh Gubernur Aher mengatakan, dalam peringatan Hardiknas ini, pihaknya saat ini tengah bersiap melaksanakan reformasi pendidikan nasional baik pada tataran konseptual maupun manajerial.
Aher serahkan Tropy  kepada Disdik Sukabumi  peraih
Juara umum Lomba Pendidikan Berprestasi Tingkat  Jabar 

"Dalam tataran konseptual sekarang sedang diupayakan agar karakter kembali menjadi fondasi dan ruh pendidikan nasional," ujar Mendikbud.

Pemerintah tengah mengupayakan penyelarasan, penyatuan dan pembaruan bidang kebudayaan dengan pendidikan. Serta pemanfaatan sumber-sumber belajar yang ada di kelas, di lingkungan dan diluar sekolah. Hal ini agar proses pembelajaran tidak terkotak-kotak, tersekat-sekat, tertutup melainkan terbuka, luwes dan leluasa.

"Reformasi juga akan dilakukan dalam hal waktu belajar, pengorganisasian pelajaran dan kegiatan belajar, tugas tanggung jawab dan peran guru serta tenaga pendidikan," ujar Mendikbud.

Selain itu, reformasi pendidikan juga mencangkup: peran dan tugas kepala sekolah sebagai manager sekolah, komite sekolah dan pengawas sekolah. Yang ditandai dengan gerakan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dan Gerakan Literasi Nasional (GLN).

Pada peringatan Hardiknas 2017 tingkat Jabar ini, Pemprov Jabar memberikan penghargaan kepada tenaga pendidik yang berprestasi dan berdedikasi memajukan dunia pendidkan di Jabar. Mereka adalah para guru TK, SMP dan SMU di Jabar yang kemudian diberikan piagam penghargaan Gubernur Jabar, uang kadedeuh senilai Rp 10 Juta dan paket umrah sebesar Rp 35 Juta. (hms/sein)
×
Berita Terbaru Update