Sebanyak 126 Pamen AD Lulus Pendidikan Danrem-Dandim TA. 2018

BANDUNGBARAT, (FBR.Com),--- Wadanpusterad Brigjen TNI Joko Warsito, secara resmi menutup Pendidikan DANREM dan DANDIM TA 2018 yang diikuti oleh 35 orang Danrem dan 91 Dandim. Penutupan pendidikan Danrem dan Dandim yang berlangsung di Aula Ahmad Yani Pusat Teritorial AD, Gadobangkong-Bandung Barat, Selasa (03/4/2018).

Dalam sambutannya, Wadanpusterad mengatakan, sebanyak 126 Pamen AD yang telah mengikuti pendidikan Danren dan Dandim selama 1 bulan ini, diharapkan menjadi bekal bagi para perwira untuk tugas dan pengabdian selanjutnya.

Adapun tujuan dari Pendidikan Danrem dan Dandim untuk membekali dan meningkatkan kemampuan peserta agar memiliki pengetahuan dan keterampilan di bidang teritorial khususnya ilmu sebagai komandan satuan kewilayahan, sehingga diharapkan lulusan Danrem dan Dandim Tahun 2018 mampu memberikan nilai tambah dan menjadi pusat unggulan di satuan atau di lingkungan masyarakat di manapun perwira bertugas dan berada kelak.

Joko mengatakan, dihadapkan dengan lingkungan strategis saat ini baik nasional maupun regional, tugas danrem dan dandim menjadi semakin berat, apabila dikaitkan dengan perkembangan situasi global yang semakin kompleks. pilkada serentak di tahun 2018 perlu menekankan kembali untuk menjaga komitmen netralitas dan menempatkan kepentingan bangsa diatas segalanya.

Proses pilkada serentak ini, berpotensi membuka celah bagi masuknya berbagai ancaman terhadap kedaulatan NKRI.

Untuk Menjabat Sebagai Danrem Dan Dandim, Segera Tentukan Visi Dan Misi Kalian Selama Menjabat Yang Mencakup Tentang Pembinaan Satuan, Pembinaan Teritorial Dan Serbuan Teritorial. Serta optimalkan peran satkowil sampai dengan babinsa dalam keberhasilan pencapaian tugas pembinaan teritorial. bina masyarakat khususnya generasi muda agar memiliki kepribadian, yang berakhlak mulia, berdisiplin, mandiri dan memiliki semangat bela negara yang tinggi bersama komponen bangsa lainnya dalam menjaga kedaulatan nkri ," ujarnya.

Selain itu ancaman kejahatan narkoba dan bencana alam, yang sampai dengan saat ini belum juga mereda menuntut danrem dan dandim untuk mampu bekerja secara tulus, serius, paham terhadap tugas dan permasalahan yang dihadapi dengan penuh semangat, kreatif dan inovatif.

Antisipasi terhadap kemungkinan berbagai hal yang akan terjadi secara dini dan cepat harus dilaksanakan dengan hati nurani, profesional dan bertanggungjawab setiap tugas secara matang dan teliti, mulai rencana sampai dengan pelaksanaannya. (PenSlw/red).


Kata Bijak Fakta Bandungraya

Jika kau merasa besar periksalah hatimu mungkin ia sedang bengkak. Jika kau merasa suci periksalah jiwamu mungkin putihnya nanah dari luka nurani. Jika kau merasa wangi periksalah ikhlasmu mungkin ada asap dari amal shalih mu yang hangus terbakar riya.