Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Ineu Apresiasi Tingginya Partisipasi Perempuan Dalam Pilkada Jabar 2018

Rabu, 04 Juli 2018 | 17:24 WIB Last Updated 2018-07-06T10:25:26Z
Klik
BANDUNG, (faktabandungraya.com),--- Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari, S.Sos, MM mengapreasi cukup tingginya angka partisipasi dalam menggunakan hak suara pada Pimilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur/ Wakil Gubernur Jabar 2018.

Menurut Ineu berdasarkan data dari pihak KPU Jabar jumlah perempuan Jabar yang menggunakan hak suaranya lebih banyak dari laki-laki, yaitu sebanyak 10.848.556 orang, sedangkan laki-laki 9.780.168 orang.

Dikatakan meningkatnya angka partisipasi perempuan dalam Pilkada Jabar 2018, selain diperngaruhi oleh besarnya jumlah penduduk juga dipengaruhi oleh kepedulian berdemokrasi di kalangan perempuan, ujar Ineu kepada wartawan saat ditemui di Gedung DPRD Jabar, Selasa (3/7-2018) usai sidang paripurna.

"Pemilih di Jawa Barat di dominasi oleh pemilih wanita, ini juga dipengaruhi oleh jumlah penduduk Jawa Barat yang besar kemudian berimbas kepada pemilih perempuan yang banyak ini sepertinya kepedulian perempuan terhadap pentingnya demokrasi, kemudian keterlibatan mereka dalam pemilu ini cukup baik" kata Ineu.

Kedepan kita tentunya berharap, angka pencapain partisipasi perempuan ini harus kita pertahankan bahkan syukur-syukur dapat terus ditingkatkan pada pemilu mendatang baik Pileg maupun Pilpres 2019, harap srikandi politisi PDIP dari daerah pemilihan Subang-Majlengka Sumedang (SMS) ini.

"Bulan April 2019 mendatang, kita akan ada pemilu legislatif dan Pilpres yang waktu bersamaan, untuk itu tentunya partisipasi masyarakat harus terus meningkat, ujarnya.

Lebih lanjut Ineu mengapresiasi peningkatan partisipasi masyarakat dalam Pilkada Serentak tahun ini karena dari partisipasi sekitar 63 persen di tahun lalu untuk tahun ini meningkat sekitar 70 persen lebih.

Provinsi Jawa Barat dengan penduduk terbanyak di Indonesia tentunya partisipasi masyarakat dalam mensukseskan pesta demokrasi terus meningkat dan semakin baik, harap Ineu.

Sementara itu ditempat terpisah, Komisioner Divisi Sosialisasi KPU Jawa Barat Nina Yuningsih, peningkatan jumlah partisipasi pemilih perempuan tersebut mendongkrak target partisipasi pemilih 70 persen secara keseluruhan.

"Bukan klaim ya, karena kami berusaha terus sejak adanya tahapan sampai hingga jelang pemungutan suara pun kami terus intensif melakukan kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih, baik itu yang sifatnya langsung mau pun tidak langsung," kata Nina Yuningsih.

Dikatakan Nina, walaupun KPU Pusat menargetkan partipasi masyarakat dalam Pilkada Jabar 2018 sebesar 77 persen, tidak tercapai, namun dengan perolehan angka partisipasi sebesar 70 lebih tentunya sudah cukup baik dan dianggap sudah luar biasa.

Lebih lanjut Nina memperkirakan, berdasarkan website resmi KPU Jabar bahwa laki-laki yang menggunakan hak suara sebanyak 14.599.407 orang dan perempuan mencapi 14.478.710. Adanya peningkatan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Pilkada Jabar 2018 tidak terlepas dari adanya jaminan keamanan selama proses tahapan Pilkada dan saat peleksanaan pencoblosan/ pemungutan suara dari pihak Kepolisian yang dibantu TNI.

Salin itu juga tentunya tidak terlepas dari kerjasama media massa dalam pemberitaan selama proses tahapan Pilkada yang isinya mengandung unsur informasi pemilu. Tandasnya. (sein/red).

×
Berita Terbaru Update