Pemkot Bandung Siap Kembangkan Program Walk N Bike to School

BANDUNG, Faktabandungraya.com,-- Pemerintah Kota Bandung akan terus mengembangkan dan menerapkan kepada seluruh sekolah di kota Bandung agar para siswa berangkat dan pulang sekolah dapat berjalan kaki dan/atau menggunakan sepeda. Saat ini, kata Walikota Bandung Oded M Danial baru diterapkan di 50 Sekalah Dasar dan SMP.

Penerapan program berjalan dan bersepeda ke sekolah (Walk N Bike to School) yang digagas oleh Dinas Perhubungan cukup baik bagi kesehatan para siswa dan juga dapat mengurangi angka kemacetan dibeberapa ruas jalan terutama didaerah dimana ada sekolah.

Program Walk N Bike to School yang diluncurkan pada tahun 2016 lalu, tentunya perlu dilanjutkan. Untuk itu, pemkot Bandung akan membangun infrastrukur khusus jalur Sepeda. Hal ini penting untuk keselamatan para siswa dan juga bagi masyarakat komunitas sepeda, kata Walikota Bandung Oded M.Danial, dalam acara “Bandung Menjawab” di Balaikota, Jum’at (21/9-18) usai melepas mantan Walikota Bandung Ridwan Kamil yang kini menjabat sebagai Gubernur Jabar.

“Kami siap melanjutkan program yang telah dirancang dan diluncurkan oleh Kang Emil, untuk itu mari kita sama-sama melanjutkan Bandung Juara dalam berbagai bidang”, ajak Mang Oded.

Sementara itu ditempat terpisah, Heru Pakusuyanto,SH selaku Fasilitator dan Motivator program Walk N Bike to School mengatakan, sejak program ini diluncurkan oleh pak walikota Ridwan Kamil tahun 2016 lalu, kita terus berupaya memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat khusus para orangtua dan siswa agar pergi kesekolah berjalan kaki dan bersepeda ke sekolah.

Sebagai Pilot Projek program, kita lakukan di Sekolah SD-SMP Muhamadyah Antapani, hal ini kenapa kita lakukan di SD-SMP Muhamadyah Antapani. Karena setiap hari tingkat kemacetan disepanjang jalan seputar sekolah tersebut sangat luar biasa. Maklumlah, hampir seluruh siswa diantar oleh orang tua kesekolah menggunakan Motor dan Mobil. Sehingga, masyarakat setempat sempat geram, atas tingkat kemacetan yang berlangsung setiap hari pada jam menjelang masuk sekolah dan bubar sekolah.

Saya selaku Ketua RW setempat akhirnya berkoordinasi dengan pihak Sekolah dan aparatur kewilyahan (Luruh dan Camat, Polsek) untuk mencarikan solusi agar masyarakat Antapani tidak terganggu oleh kemacetan yang terjadi di lingkungan sekolah tersebut.

Alhamdulillah, Kang Emil memberikan solusi dengan meluncurkan program Walk N Bike to School, dengan leading sektornya Dinas Perhubungan. Sebagai Warga Bandung tentu kita sambut baik, akhirnya warga bersama-sama Dishub menerapkan program tersebut di SD-SMP Muhamadyah-Antapani.

Disini kita terapkan, kendaraan pengantar dan penjembut siswa tidak boleh masuk kawasan sekolah, siswa diturunkan sekitar 100 meter dari sekolah, selanjutnya siswa berjalan kaki masuk sekolah dengan dibantu oleh personil Dishub dan Kepolisian serta Warga dan Ortusiswa.

Penerapan program Walk N Bike to School di SD-SMP Muhamadyah Antapani cukup berhasil, akhirnya , saya bersama Kang Windu Mulyana dipercaya oleh pihak Dishub Kota Bandung untuk melakukan hal serupa kebeberapa sekolah di Kota Bandung. Dan Alhamdulillah, sampaui saat ini sudah ada 50 sekolah terdiri dari 21 SMP dan 29 SD yang menerapkan hal serupa dan kini sudah mandiri tidak perlu lagi pendampingan dari Dishub dan kepolisian.

Lebih lanjut Heru mengatakan, keberhasilan program Walk N Bike to School tentunya akan terus kita kembangkan diselruh sekolah kota Bandung. Bahkan program ini mendapatkan apresiasi dari Mabes Polri (Korlantas Polri).

Selain itu, kita juga bangga, ternyata beberapa bulan lalu utusan pemerintah Malaysia sengaja datang ke Bandung untuk belajar dan mengatahui penerapan Walk N Bike to School, ujar Heru.

Heru juga berharap, dibawah pemerintah Mang Oded-Kang Yana program Walk N Bike toSchool dapat terus dikembangkan termasuk juga membangun infrastruktur dan rambu-rambu lalu lintas diseputar sekolah. Hal ini penting untuk keselamatan dan keamanan para siswa dari bahaya Lalin, harapnya. (red/ahw)

Kata Bijak Fakta Bandungraya

Jika kau merasa besar periksalah hatimu mungkin ia sedang bengkak. Jika kau merasa suci periksalah jiwamu mungkin putihnya nanah dari luka nurani. Jika kau merasa wangi periksalah ikhlasmu mungkin ada asap dari amal shalih mu yang hangus terbakar riya.