Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Tahun 2020 Selesai, Progres Pembangunan Masjid Al Jabbar Sudah 50%

Rabu, 19 September 2018 | 17:09 WIB Last Updated 2018-09-19T12:53:59Z
Klik
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memimpin
 rapat progres pembangunan Masjid Raya Al Jabbar
 di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (19/9/18
Gedungsate, Faktabandungraya.com,-- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan bahwa berdasarkan laporan, progres pembangunan Masjid Raya Al Jabbar sudah mencapai 50%. Proyek masjid terapung ini akan selesai pada 2020 karena anggarannya bertahap.

Menurut Ridwan Kamil yang akrab dipanggil Emil, dulu Masjid terupung ini dianggarkan sebesar Rp. 900 miliar, karena anggaran cukup besar maka dianggarkan secara bertahap, maka diperkirakan baru akan selesai tahun 2022. Dan saat ini keseluruhan progres pembangunan sudah 50 persen.

Hal ini dikatakan Emil kepada wartawan usai rapat progres pembangunan Masjid Raya Al Jabbar di Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Rabu (19/9/18).

Minggu depan , kita akan tinjau langsung kelapangan ke lokasi proyek masjid yang terletak di daerah Gede Bage, Kota Bandung untuk memastikan apakah pembangunan sesuai dengan rencana pembangunan / desain awal, ujarnya.

Sementara itu, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Jabar, Eddy Nasution mengatakan, proses pembangunan masjid saat ini sudah mencapai tahap pengerjaan atap atau konstruksi space frame. Kendala pembangunan yaitu ada material atap yang mesti impor langsung dari Tiongkok.

"Kendalanya ada material yang harus kita impor dari China (Tiongkok). Space frame itu joint (gabungan)-nya kayak bola-bola yang mesti diimpor. Tapi sekarang sudah datang. Agak terlambat sedikit jadi harus agak ngejar," kata Eddy.

Pemprov Jabar tahun ini menganggarkan Rp511 Miliar untuk pembangunan masjid ini. Sementara tahun depan akan dianggarkan Rp90 Miliar.

"Termasuk masalahnya alokasi anggarannya. Dulu alokasinya Rp900 Miliar tapi baru dialokasikan Rp511 Miliar. Sisanya dianggarkan 2019, kita sudah mengusulkan tapi dialokasikan cuma Rp90 Miliar. Makanya Pak Gubernur bilang 2020 baru bisa," jelas Eddy.

"Untuk penuntasan pengerjaan itu alokasi anggarannya belum tuntas," imbuhnya.

Ormas Islam Bisa Berkantor di Masjid Al Jabbar

Gubernur Emil juga akan menawarkan ormas Islam yang ada di Jawa Barat agar berkantor di Masjid Raya Al Jabbar. Dengan begitu masjid ini akan semakin ramai oleh berbagai kegiatan Islami.

"Kita menawarkan, karena ini masjid raya, besar. Supaya aktif, organisasi-organisasi keislaman mending ngumpul di situ," ujar Emil.

"Karena lantai bawahnya lega sekali. Nanti ada museum Al Quran, sejarah Islam. Kalau sebelahan dengan para ulama itu jauh lebih baik," tandasnya. (hms/sein)
×
Berita Terbaru Update