Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Diduga Timbun Limbah B3, PT Vavite Indonesia Sangkal Hal Itu

Kamis, 18 Oktober 2018 | 15:21 WIB Last Updated 2018-10-31T09:42:56Z
Klik
SOLOKANJERUK - Pengawasan dan pemantauan secara rutin yang dilakukan oleh satgas subsektor 21-17 di wilayah Solokan Jeruk, nampaknya membuat para pelaku industri yang ada di kawasan komplek Kaha Grup harus lebih memperhatikan aspek lingkungan, khususnya terkait limbah sisa produksi, baik limbah cair maupun limbah lainnya.

Pasalnya, pada Rabu, 17 Oktober 2018, berdasarkan laporan dari patroli Satgas Subsektor 21-17 Solokan jeruk temukan adanya dugaan dari salah satu pabrik yakni PT Vavite Indonesia menimbun limbah sisa produksi berupa lumpur B3 di lahan sekitar lingkungan pabrik.

Menindaklanjuti dugaan temuan tersebut, Dansubsektor 21-17 Solokan Jeruk, Patrick melaporkan dugaan ini ke Dansektor 21, dengan melampirkan berupa video dan foto di lokasi sekitar pabrik. Dirinya mengatakan, "setelah kami cek, dugaan kami limbah tersebut akan di timbun bersama tanah yang akan di cor," ujarnya.

"Seharusnya limbah b3 tersebut diangkut oleh pihak ketiga dan dikirim ke pemanfaat yang sudah memiliki ijin dari LH pusat," ujar Dansektor 21 melalui Dansubsektor 21-17.

Namun menurut pengakuan pihak penanggungjawab PT Vavite Indonesia, Tria Widjadja mengakui bahwa saat ini di pabrik tengah melakukan penggalian untuk membuat bak tambahan pengolahan limbah.

"Selama ini kami sudah mengolah limbah hingga recycle, bahkan sejak program citarum harum limbah sudah seratus persen recycle," tuturnya.

"Untuk limbah B3 kami bekerjasama dengan pihak ketiga yang mengangkut, hanya saja tekhnik penataan yang harus kami perbaiki agar lebih tertata dan rapih," tambahnya.

Untuk kedepan, lanjut Tria, pihaknya terbuka atas masukan-masukan dari satgas citarum harum dan meminta maaf jika masih ada kekurangan, " kedepan kami siap dibina untuk melakukan perbaikan lebih lanjut," janjinya.

Guna menghindari asumsi yang tidak baik dan menimbulkan kecurigaan satgas citarum, pihak perusahaan akan menutup bekas aliran yang dulu pernah digunakan sebagai saluran pembuangan limbah. Bahkan terkait penataan limbah B3 dan membuktikan kepada satgas citarum, Tria menyebutkan akan mengundang satgas ketika pihak ketiga PT Tenang Jaya selaku perusahaan transportir mengangkut limbah B3 dari PT Vavite, "untuk membuktikan dan menghindari kecurigaan satgas," pungkasnya. (Cuy)
×
Berita Terbaru Update