Gubernur Emil Lepas 400 Pesepeda "Gowes Ardindo dan Pasar Rakyat 2019"

Bandung, faktabandungraya.com,-- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, melepas ratusan pesepeda pada kegiatan "GOWES ARDINDO & PASAR RAKYAT 2019” di Halaman Mapolda Jabar, Jl. Soekarno Hatta Bandung, Sabtu (2/32019) pagi.

Turut hadir pada kegiatan itu Wakapolda Jawa Barat Akhmad Wiyagus, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jawa Barat Cucu Sutara, Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan, dan tamu VIP lainnya.

Kegiatan olahraga yang diinisiasi Asosiasi Perusahaan Perdagangan Barang, Distributor, Keagenan dan Industri Indonesia (Ardindo) bersama Pemerintah Kabupaten Sumedang ini, diikuti sedikitnya oleh 400 pesepeda dari sejumlah kota di Indonesia. Dengan menempuh jarak 60 kilometer, start di Mapolda Jabar (Kota Bandung) dan finish di alun-alun Sumedang.

Gubernur Jabar mengapresiasi diselenggarakannya acara ini. Di samping berolahraga, kegiatan ini juga positif dalam hal mendorong potensi perekonomian di daerah. Maka ia pun mendukung kegiatan inovatif tersebut.

"Saya sangat senang ini kegiatannya bukan 'gowes' saja tapi ini positifnya double, ternyata mayoritasnya pengusaha, sambil 'gowes' sambil menebar kebaikan. Ada pasar rakyat, ada program investasi, ini menunjukan kombinasi kreatifitas. Kesehatan, dan bisnis sekaligus," kata Emil, panggilan Gubernur.

Emil pun mengungkap, kalau disamping ekonomi digital, ekonomi 4.0, bahwa lima tahun ke depan, lokomotif ekonomi adalah pariwisata. Pun tahun ini, Ia menyebut bahwa telah dianggarkan angka hampir setengah triliun rupiah untuk memperbaiki, merawat, merenovasi, hingga menggali berbagai potensi wisata yang ada di Jawa Barat.
"Situ bagendit, Situ Darma, Pangandaran, Kalimalang, bukit- bikit semua kita perbaiki supaya ekonominya berjalan, karena lahir teori baru namanya 'Esteem Tourism,'" katanya.

Itu pula yang Emil maksudkan sebagai wisata milenial. Dimana seorang traveler, mempunyai kebutuhan eksistensi, dan Ia memenuhinya dengan berfoto di tiap- tiap tempat menarik, untuk mengisi konten media sosialnya.

Untuk acara kegiatan Pasar Rakyat yang digelar, Emil harapkan memberikan kemanfaatan bagi masyarakat dan Pemda Sumedang khususnya. Dalam memperdalam bisnis gathering dengan pengusaha dari berbagai daerah. Dan juga sebagai ajang berpromosi, sehingga para pengusaha nantinya tertarik berinvestasi di daerah untuk menggerakkan roda perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Emil juga mengatakan, bahwa Pemprov Jabar telah mencanangkan program Satu Desa Satu Perusahaan, Satu Pesantren Satu Produk, serta berbagai program pengembangan UMKM lain yang terkait dengan ekonomi kerakyatan.

Sementara itu, Ketua Ardindo Bambang Soesatyo yang juga Ketua DPR RI, menyebut lewat ajang ini, Ardindo berkomitmen mengangkat khazanah budaya dan produk lokal Jawa Barat agar mampu manggung secara nasional maupun mancanegara.

"Ardindo bertekad menjembatani proses distribusi, sehingga daerah bisa menerima manfaat besar dengan lancarnya produk nasional dengan harga murah, serta sebaliknya, menyebarluaskan keunggulan produk lokal ke pasar nasional dan internasional. Event ini adalah entry point-nya," katanya.

Soesatyo menambahkan, bahwa perhelatan ini juga menjadi jawaban begi publik, bahwa tahun politik 2019 tak mesti ditanggapi dengan kening berkerut, saling lempar hoaks dan suasana permusuhan, melainkan dengan mengangkat kekayaan alam, budaya dan produk lokal Jawa Barat, dengan cara yang lebih nyantai, berbudaya, dan tentu saja menyehatkan jiwa dan raga.

Berikut rangkaian kegiatan "GOWES ARDINDO & PASAR RAKYAT 2019":
– Gowes, dengan rute Bandung-Sumedang (60 KM) (2 Maret 2019)
– Charity, pemberian bantuan bagi pembangunan masjid di Cimanggung
– Pameran dan bazaar produk lokal (2-3 Maret 2019)
– Launching simbolis Ardindo Mart Sumedang dan MoU dengan Bumdes (2 Maret 2019)
– Pelantikan 5 BPC ARDIN se-Jabar, termasuk BPC ARDIN Kab. Sumedang (2 Maret 2019)
– Bussiness Gathering, ekspos Bupati soal investasi di Sumedang (2 Maret 2019) (hms/red).



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.