D.I Caringin Sukabumi Mampu Mengairi Seluas 2.018 Ha

Bandung, Faktabandungraya.com,--- Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jawa Barat akan menggenjot pembangunan Daerah Irigasi (DI) Caringin-Kab Sukabumi yang sempat tertunda pembangunan pada tahun 2018.

Kepala Dinas SDA Jabar DR.Hj.Linda Al Amiin mengakui bahwa pembangunan DI Caringin Sukabumi pada tahun 2018 lalu sempat tertunda pembangunan, dan akan dilanjutkan di tahun 2019 ini. Karena DI Caringin merupakan salah satu proyek strategis Jawa Barat untuk mengairin dan mencetak sawah baru.

“DI Caringin merupakan salah satu proyek strategis Jawa Barat yang dibiayai oleh APBN melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sempat tertunda pada tahun 2018, namun akan dilanjutkan pada tahun 2019 dengan target selesai”, kata Kadis SDA Jabar DR.Hj. Linda Al Amiin didampingi Sekdis SDA Andri Heryanto, ST, M.A.P, MT dalam acara Jabar Punya Informasi (Japri) di taman Timur Gedungsate- Bandung, Kamis (4/4-2019).

Di tahun 2019 ini dana untuk melanjutkan pembangunan DI Caringin yang diterima oleh Pemrov Jabar dari APBN sebesar Rp.50 miliar yang disalurkan dalam bentuk DAK (Dana Alokasi Khusus). Dana tersebut sudah masuk dalam APBD Jabar, ujarnya.

Sementara itu, Sekdis Andri menambahkan bahwa dana sebesar Rp. 50 miliar tersebut akan dipergunakan untuk pembangunan bendungan, tubuh bendung sebagai lanjutan dan penataannya, dan kantong ukur sebesar Rp10 miliar. Sedangkan Rp.40 Miliar lagi akan dipergunakan untuk pembangunan saluran primer 3,4 km, talang 2 buah dan bangunan padat 3 buah.

Andri menjelaskan, DI Caringin nanti akan memiliki panjang saluran primer dari keseluruhan 7 km baru terairi 200-300 ha. Bahkan apabila semua semua pembangunan selesai mampu mengairi seluas 2.018 ha.

Sedang terkait pembangunan DI Caringin, sudah dimulai tahun 2016 lalu, dengan tahapan pembuatan jalan akses ( Pembebasan lahan dan pembuatan jalan ) sudah dilaksanakan, namun pada tahun 2018 anggaran DAK APBN untuk DI Caringin tidak turun dari APBN 2018, sehingga pembangunan terhenti, dan di tahun 2019 akan dilanjutkan lagi, ujarnya.

Andri juga mengatakan, tahun 2019 Dinas SDA Jabar telah menetapkan program strategis yaitu “Pencanangan Waduk, Situ, Saluran dan Pantai Multifungsi di Jawa Barat, Pencanangan Waduk Darma Sebagai Destinasi Wisata Internasional. Selain itu, revilitalisasi dan penataan lima sumber daya air multi fungsi yaitu penataan Waduk Darma kuningan, penataan Situ Ciburuy kab Bandung Barat, Rawakalong kota Depok, Kalimalang di kota Bekasi, Breakwater Pangandaran kab Pangandaran”, katanya.

Disamping program prioritas tersebut Dinas SDA Jabar juga mencanangkan pelaksanaan Operasi dan Pemeliharaan Irigadi di 6 wilyah sungai dan Pelaksanaan OP situ di 6 wilayah sungai, tandasnya. (husein).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.