Sadar Termakan Isu Hoax, Masyarakat Padang Lawas Dukung Jokowi-Ma’ruf

Padang Lawas, Faktabandungraya.com,-- Masyarakat Kabupaten Padang Lawas pada pemilu 2014 lalu adalah pendukung Probowo-Hatta, namun, pada Pemilu 2019 ini, masyarakat Pada Lawas berbondong pindah haluan mendukung Capres 01 (Jokowi-Ma’ruf). Mereka baru sadar kalau selama ini merekan termakan isu hoax.

Kabupaten Padang Lawas merupakan bagian dari wilayah Tapanuli Bagian Selatan, yang mayoritas wilayah di berupa perkebunan rakyat yang cukup luas berupa perkebunan sawit dan karet.

Alasan masyarakat Padang Lawas kala itu, mendukung Prabowo, karena Prabowo pro Islam dan Jokowi tidak Islami, karena sejak satu tahun lalu Ustad- Ustad 212 sudah bergerilya ke Masjid- Masjid dan mendiskreditkan Pemerintahan Jokowi.

Itulah sebabnya ketika harga sawit dan karet jatuh masyarakat menjadi kurang simpati kepada Pemerintahan Jokowi, jadi gampang digoreng- goreng dengan isu isu hoax dan fitnah.Tapi syukurlah sekarang harga sawit dan karet sudah terus membaik.

Tapi syukur masyarakat Padang Lawas masih menjunjung tinggi kepada adat istiadat dan masih menghormati orang- orang tua, sehingga bila kita adakan pendekatan kepada tokoh tokoh ini maka harapan kita suara berbalik arah.
Hal ini disampaikan oleh Ir.Ivan PP, Rahmad Hasibuan, Tokoh Padang Lawas : Parlindungan Hasibuan dan Patuan Banggor Harahap, serta ulama MUI Haji Awaluddin Harahap saat berkampanye dihadapan sekitar 3.000 masa yang dihadiri para tokoh-tokoh adat, tokoh masayrakat, tokoh agama, alim ulama serta masyarakat Padang Lawas, di Lapangan Desa Sialam Bue Kota Sibuhuan Kabupaten Padang Lawas, Kamis, (11/4-2019)

Alhamdulilah setelah kita adakan pendekatan kpd tokoh tokoh Padang Lawas mereka jadi sadar selama ini termakan hoax dan sekarang siap untuk beralih dan memperjuangkan kemenangan #01 di Kabupaten Padang Lawas, Irvan dalam rilis yang diterima redaksi faktabandungraya.com, Jum’at (12/4/2019).

Dikatakan, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Padang Lawas untuk Pemilu 2019 ini ada sebanyak 158.973 orang, dengan telah menyadari diri telah termakan isu, kita harapkan paslon 01 mampu meraih 75 % dari DPT, tandasnya penuh optimis. (red).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.