Universitas Widyatama Jalin Kerjasama Dua Universitas Ternama Amerika

FAKTABANDUNGRAYA.COM, BANDUNG – Kolaborasi menjadi modal utama kemajuan pendidikan tinggi masa kini. Dengan memperluas jaringan kerjasama universitas dapat meningkatkan kualitas keilmuan serta pembelajaran kepada mahasiswa selaku peserta didik.

Terkait hal itu Universitas Widyatama yang berada di Jl. Cikutra No. 204 A, Kota Bandung, menjalinkan hubungan kerjasama dengan dua universitas ternama di Amerika Serikat yaitu University of San Francisco dan San Francisco State University.

Dalam upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan dan menjalin hubungan akademik dan kerjasama kedua negara (Indonesia & Amerika Serikat).

Prof Obsatar Sinaga selaku Ketua Pelaksana Harian Yayasan Widyatama, belum lama ini menyatakan bahwa jalinan kerjasama tersebut sangat dibutuhkan oleh Universitas Widyatama.

Untuk meningkatkan mutu pendidikan, bukan saja di Widyatama tetapi penting untuk peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.

Hal itu selaras dengan tuntutan kementerian Pendidikan Indonesia (Kemenristek Dikti) untuk memenuhi tuntutan teknologi 4.0 yang dibutuhkan oleh perusahaan dan industri.

Prof Obi sapaan akrab Obsatar saat di Amerika Serikat bersama jajaran teras Universitas Widyatama

Salah satu tujuan kerjasama Widyatama dengan kedua universitas tersebut khususnya untuk penjajagan kerjasama di bidang teknologi tinggi biokomputer dengan USF dan SFSU, yang akan bermanfaat dalam mempersiapkan mahasiswa maupun aktifitas kampus Widyatama di era industri 4.0. Era industri 4.0.

Karena kampus kini membutuhkan kreativitas yang tinggi dalam hal inovasi teknologi terkait dengan bidang teknologi lainnya seperti IOT dan big data.

Terkait itu pihak Universitas Widyatama pun telah menemui Dekan Fakultas Bisnis, Universitas San Francisco, Prof Elizabeth Davies dan Prof Wong dari San Francisco State University di Amerika Serikat.

Dalam rangka menjalin hubungan akademik dan kerjasama dalam mengembangkan jaringan serta rangkaian akademik.

Sedangkan menurut Prof Moch Haizam, Wakil Rektor Akademik, Perencanaan dan Kerjasama Universitas Widyatama,

Hal itu penting dan sesuai, menjamin mutu dalam penerbitan artikel ilmiah dan peningkatan kualitas research .

Kerja sama antar perguruan tinggi lintas negara itu secara umum bertujuan meningkatkan universitas dalam menghadapi persaingan global dan memasuki era industri modern 4.0.

Secara khusus bertujuan meningkatkan kualitas jurnal ilmiah terindeks scopus, pertukaran mahasiswa dan dosen, pengabdian kepada masyarakat serta kolaborasi dalam penyelenggaraan konferensi-konferensi internasional.

Sementara itu Sri Juniati, Pengarah Yayasan Widyatama meyatakan bahawa pihak Yayasan Widyatama senantiasa mendukung usaha yang dilakukan oleh Universitas Widyatama untuk meningkatkan mutu pendidikan, pengajaran dan penyelidikan civitas akademika di lingkungan Universitas Widyatama.

Perlu diketahui San Francisco State University dan University of San Francisco dikenal sebagai universitas teknologi negeri terkemuka di Amerika Serikat dengan memiliki kampus yang kegiatan akademisnya lebih berfokus terhadap penelitian-penelitian, mulai dari penelitian fundamental hingga penelitian terapan.

Kembali Prof Obsatar memaparkan, bahwa pada tahun 2017 dan 2018, pihak Universitas Widyatama telah menjalin hubungan akademik dengan dua universitas ternama di dunia, yaitu Harvard University dan Oxford University, United Kingdom untuk peningkatan kualitas akademik di Universitas Widyatama .

Saat ini delegasi dari Universitas Widyatama ikut serta dalam World Economic Forum (WEAI) di San Francisco, Amerika Serikat dari 28-3 Juli 2019, presentasi research.

Konferen yang bertaraf dunia ini juga di hadiri oleh 500 pakar-pakar ekonomi dari seluruh dunia. Konferen WEAI yang memberi penekanan mengenai peran ekonomi dalam memajukan sektor perusahaan dan meningkatkan pendapatan perkapita sesebuah negara.

Untuk memenuhi hal tersebut, WEAI menyelenggara konferensi yang bertujuan memberi kesempatan kepada masyarakat seluruh dunia, mendapatkan pendidikan dan pelatihan pasar modal dan ekonomi global secara terpadu dan menyeluruh.

Khususnya kesiapan dalam menghadapi persaingan global. Disamping itu, juga sebagai upaya menyosialisasikan perkembangan ekonomi dunia kepada masyarakat dan civitas akademika. (SR/red)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.