Sampah Menumpuk di Sungai Ciranca , Dandim 0617/Majalengka Turunkan Personelnya

MAJALENGKA, Faktabandungraya.com,--- Keluhan Warga kelurahan Majalengka Kulon Kec. Majalengka Kab. Majalengka atas bau busuk menyengat yang berasal dari tumpakan sampah di seputan Sungai Ciranca- Majalengka mendapat respon positif dari Kodim 0617/ Majalengka.

Menurut Dandim 0617/Majalengka Letkol Arm Novi Herdian, S.H., M.M, beberapa waktu lalu, beberapa warga yang tinggal di Lingkungan Makmur RT 02/02 kelurahan Majalengka Kulon Kec. Majalengka, menyampaikan keluhan tentang tumpukan sampah di sepanjang aliran Sungai Ciranca II Tumpukan sampah menimbulkan bau yang sangat menyengat dan mengganggu aliran sungai.

"Saya merasa prihatin sekali dengan kondisi sungai Ciranca II yang dipenuhi oleh sampah. Tumpukan sampah bukan saja menimbulkan bau yang sangat menyengat, akan tetapi bisa menimbulkan penyakit dan terganggunya kesehatan masyarakat sekitar, "ujar Dandim dalam rilis yang dikirim Pendam III/Slw, Selasa (13/8-2019).

Merespon keluhan warga, maka saya instruksikan Danramil 1701/Majalengka Kapten Arh Masnun beserta angggota untuk segera melaksanakan Karya Bakti membersihkan sampah yang berada di aliran sungai Ciranca, "tegasnya

Kegiatan itu melibatkan unsur terkait lainnya diantaranya Kadis LH Kab Majalengka Nadisa Hanna Haritzin, M.M., Camat Majalengka Andik Sujarwo S.Ip dan Kepala Kelurahan Majalengka kulon Uum S.I.p. kegiatan karya Bakti dapat dilaksanakan.

Pembersihan sampah oleh anggota Kodim yang bekerja bersama anggota dari Dinas Lingkungan Hidup Kab Majalengka beserta warga sekitar. Mereka sangat antusias sekali membersihkan tumpukan sampah di sepanjang sungai Ciranca.

Karena pada dasarnya masyarakat sekitar sudah merasa terganggu dengan kondisi penumpukan sampah, bau menyengat dan menimbulkan bibit penyakit.

Novi berharap, "setelah pelaksanaaan pembersihan akan menggugah kesadaran masyarakat yang ada di sekitar bantaran sungai Ciranca serta masyarakat lain akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Jangan sampai sungai yang sudah dibersihkan kotor kembali oleh oknum masyarakat yang tidak menyadari akan kebersihan lingkungan. (Pendam/red).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.