Media Corong Yang Paling Tajam, Komunikasi Jangan Tersumbat

Gelar Media Gathering 2019 
Ciater, SUBANG, Faktabandungraya.com,--- Ketua DPRD Jawa Barat, Taufik Hidayat, mengatakan, Media adalah corong yang paling tajam, karena satu kali wawancara puluhan orang bisa melihat dan mendengar, membaca, daripada kita mengumpulkan 10 ribu orang, cukup ribet.

Untuk itu, saya dan seluruh Pimpinan serta seluruh anggota DPRD Jabar untuk menjalin hubungan harmonis dan erat atau bersinergi dengan kalangan awak media dimanapun berada. Terutama di lingkungan DPRD Jabar. Jangan sampai komunikasi kita tersumbat yang akhirnya saling tuduh, padahal dalam Pancasila, kita mengenal musyarawah mufakat.

“Hubungan sinergitas antara Dewan dan Wartawan sangat penting dalam menjalankan tugas dan fungsi kedewanan dan rekan-rekan media/ wartawan dalam mempublikasi aktifitas dewan untuk/ agar diketahui oleh masyarakat Jabar. “Untuk itu, mari kita sama-sama menjalin komunikasi yang harmonis.

Demikian ajakan Taufik Hidayat, kepada wartawan dalam acara Media Gathering DPRD Jabar di Sari Ater- Ciater, Subang, Selasa (28/10-2019).

Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Ketua Ineu Purwadewi Sundari, Oleh Soleh, beberapa pimpinan Fraksi dan Pimpinan AKD (Komisi 1 s.d V dan BP Perda serta Badan Kehormatan).

Dalam kesempatan tersebut, Taufik Hidayat mengatakan, dirinya dan seluruh anggota DPRD Jabar periode 2019-2024, baru dilantik sekitar 2 bulan lalu, untuk itu, bila ada hal-hal yang kurang berkenan di rekan-rekan wartawan, mohon maaf dan harap maklum.

‘Sejak kami dilantik sekitar 2 bulan lalu, ada beberapa hal yang langsung kami kerjakan, karena kesibukan dan mungkin juga sedang capek, sehingga apa yang dipertanyakan oleh rekan-rekan wartawan, kadang-kadang jawaban yang kita berikan kurang memuaskan bahkan bisa keceletot.

Untuk itu, saya selaku pimpinan dewan, mohon maaf dan harap maklum, tapi intinya kita semua dengan itikad baik untuk memakmurkan rakyat Jawa Barat.

Kita semua ( Dewan dan wartawan) harus terdepan dalam memerangi dan memberantas Hoax. Kasian ke rakyat jadi pusing, tidak di hoaxin aja sudah pusing, apalagi di hoaxin.

Jadi saya yakin bapak-ibu wartawan ini ada niat baik, karena tanpa wartawan kayak tentara tidak punya senjata, tandas Tufik. ( husein).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.